Sinopsis Ishq Mein Marjawan 2 Episode 59 23 November 2022

Sedang Trending 1 minggu yang lalu 40

Sebelumnya, Ishq Mein Marjawan 2 Episode 58. Pria sarung tangan merah melarikan diri dari sana. Ridhima mengejarnya. Vansh sedang melakukan panggilan video dengan Chang. Vansh memperingatkannya untuk tidak berani-berani merusak reputasinya. Chang mengatakan seseorang telah memberikan berliannya dan dia akan melakukan semua kesepakatan dengan orang itu mulai sekarang. 

Ishq Mein Marjawan 2


Ishq Mein Marjawan 2

Chang membatalkan kemitraannya dengan Vansh. Vansh bertanya siapa orang itu. Chang menjawab bukan urusanmu. Dia menambahkan bahwa dia tidak akan melupakan pengkhianatannya dan meminta Vansh untuk mengembalikan semua uangnya. Vansh marah ketika dia menyeret-nyeret tentang Ridhima. Vansh memperingatkannya untuk tidak mengatakan satu kata lagi tentang istrinya. Chang mengatakan tidak takut karena tidak seperti dia, dirinya tidak akan rugi. Dia memotong panggilan. Vansh memecahkan gelas dengan marah. Vansh menyadari seseorang sedang bermain-main dengannya dan bertekad untuk mencari tahu siapa orang itu.

Ridhima mengambil batu bata dan pergi ke teras gedung mengikuti pria sarung tangan merah. Dia memintanya untuk keluar. Di sisi lain Vansh mencari Ridhima dan khawatir ketika dia tidak dapat menemukannya. Dia bertanya pada Siya tentang Ridhima. Siya berkata dia belum melihatnya sejak pagi. Vansh bertanya-tanya ke mana Ridhima pergi. 

Ridhima mendapat telepon. Seorang wanita mengatakan bahwa dia mendapat janji untuk aborsi 3 hari lagi. Ridhima mengatakan dia mungkin salah menekan nomor. Wanita itu mengatakan bahwa janji itu diambil atas nama Ridhima Rai Singhania. Dia lalu memutus panggilan. 

Tiba-tiba pria bersarung merah itu mendorong Ridhima. Ridhima bergelantungan memegang tepi bangunan. Dia berteriak minta tolong. Vansh mencoba meneleponnya, tetapi teleponnya mati. Vansh terlihat mengendarai mobil mencari Ridhima. Selendang Ridhima terbang dan mendarat di depan mobil Vansh. Vansh mengenali selendang Ridhima dan menyimpulkan bahwa dia ada di suatu tempat di dekatnya. 

Ridhima jatuh dari gedung. Kabir menangkapnya tepat waktu. Ridhima berterima kasih padanya. Kabir mengatakan dia sangat peduli pada anaknya dan siap membantu serta mendukungnya sebagai teman karena Vansh tersesat dalam masalah bisnisnya dan dia juga ragu untuk menerima anaknya. Ridhima mengatakan dia tidak perlu khawatir tentangnya karena Vansh bersamanya menjadi kekuatannya meskipun tidak hadir di sini secara fisik. Ridhima bertanya apa yang dia lakukan di sini. Kabir mengatakan dia juga bisa menanyakan pertanyaan yang sama padanya. Ridhima mencoba pergi. Kabir menawarkan untuk mengantarnya ke rumah. Ridhima menolak dan pergi dari sana.

Vansh melihat Ridhima dan menghentikan mobilnya. Dia memeluknya dan bertanya apa yang dia lakukan di sini. Ridhima memintanya untuk membawanya pulang. Vansh bertanya lagi padanya apa yang terjadi. Ridhima memutuskan untuk memberi tahu Vansh tentang pria sarung tangan merah dan panggilan telepon tetapi kemudian dia berubah pikiran karena berpikir Vansh akan marah. Ridhima pun tidak mengatakan apa-apa. Kabir melihat mereka pergi dengan bersembunyi.

Vansh dan Ridhima kembali ke rumah. Dia terus memikirkan pria sarung tangan merah. Anupriya sebagai Daima dan Siya bertemu satu sama lain. Gelang Anupriya jatuh. Ridhima memperhatikannya dan berpikir ini terlihat seperti gelang yang dia dapatkan di halaman belakang. Anupriya mengambilnya sebelum Ridhima bisa mengambilnya lalu Anupriya pergi. 

Riddima mengikuti Daima. Dia berpikir bahwa perilaku Daima mencurigakan dan memutuskan untuk mencari tahu kebenarannya. Wig Anupriya terlepas. Ridhima memintanya untuk berhenti sebelum dia bisa mengambil wignya. Tiba-tiba Ridhima mendapat telepon pengingat dari rumah sakit untuk janjinya melakukan aborsi. Ridhima memutuskan panggilan dan tidak menemukan siapa pun lagi di depannya. Dia bertanya-tanya ke mana Daima pergi. Dia bertekad untuk memecahkan misteri ini.

Seseorang terlihat mengejar Ridhima. Ridhima meneriakkan nama Vansh memintanya untuk menyelamatkannya. Pria itu menusuk Ridhima dengan mengatakan ini adalah hadiah dari Chang. Ridhima pun meninggal dalam pelukan Vansh. Vansh bangun dari tidurnya sambil meneriakkan nama Ridhima. 

Kabir datang ke sana. Dia memberinya saputangan untuk menyeka keringatnya. Kabir berkata kepada Vansh bahwa dia harus berterima kasih padanya karena jika dirinya tidak ada di gedung itu, Ridhima dan anaknya akan mati. Dia menambahkan bahkan mungkin Dewa ingin dirinya menyelamatkan mereka. Vansh bertanya-tanya mengapa Ridhima tidak memberitahunya tentang hal itu.

Kabir menasihati Vansh bahwa dia harus lebih memperhatikan Ridhima dan anaknya. Vansh membentak Kabir bahwa dirinya tahu untuk merawat mereka dan memintanya untuk tidak ikut campur. Dia pergi dari sana. Kabir mengatakan satu sisi dirinya akan memastikan bahwa Chang akan menghancurkan kehidupan Vansh dan sisi lain dirinya akan lebih dekat dengan Ridhima menggunakan anaknya. Kabir bertekad akan membuat Vansh menjauh dari Ridhima, anaknya dan rumah ini, maka semuanya akan menjadi miliknya termasuk Ridhima.


Sinopsis Ishq Mein Marjawan 2 Episode 59

Vansh menghadapi Ridhima bertanya mengapa dia pergi ke gedung terpencil itu. Vansh menambahkan saat ini dia mulai menyembunyikan banyak hal darinya. Ridhima bertanya apa yang ingin dia ketahui. Vansh bertanya apakah dia diserang hari ini. Ridhima mengakuinya dan menambahkan bahwa Kabir menyelamatkannya. Vansh berkata dia seharusnya memberitahunya tentang hal ini.

Ridhima berteriak berkata bagaimana bisa memberitahunya, ketika dia marah setiap kali dirinya mencoba berbicara tentang bayi mereka, dia tegang dalam masalahnya sendiri, bahwa dia tidak punya waktu untuknya dan anak mereka. Vansh bertanya padanya apa yang harus dirinya lakukan. Ridhima mengatakan mencurigai Daima terlibat dalam semua masalah ini termasuk dalam pembunuhan Rudra. Dia mengatakan kepadanya tentang gelang itu. Vansh mengatakan jika apa yang dia katakan ternyata benar, dirinya tidak akan membiarkan Daima hidup-hidup.

Daima terlihat memasak di dapur. Ridhima dan Vansh menghampirinya. Ridhima bertanya apakah dia hadir di tempat Rudra meninggal. Daima menyangkal. Vansh meminta untuk melihat gelang Daima. Ridhima menunjukkan potongan gelang yang dia temukan di halaman belakang mengatakan bahwa bagian lain ada bersamanya. Vansh mengarahkan senjatanya ke Daima memintanya untuk mengatakan yang sebenarnya. Ridhima memeriksa Daima dan menemukan gelang itu.

Anupriya mengatakan tetapi gelangnya tidak rusak. Ridhima terkejut. Dia berkata ini bukan gelang yang jatuh di aula. Anupriya melakukan play dan mengatakan jika mereka tidak mempercayainya, lebih baik dirinya pergi dari sana. Vansh menghentikannya. Vansh memberi tahu Ridhima bahwa dia salah paham. Dia membawanya dari sana. Daima ingat bagaimana dia mendengar percakapan Ridhima dan Vansh. Anupriya pun menyeringai.

Vansh bertanya-tanya siapa yang mencuri berliannya. Pistolnya ditembakkan karena kesalahan. Angre bertanya apa yang dia lakukan, dia bisa terluka. Vansh mengatakan itu tidak masalah karena dirinya gagal dalam segala hal saat ini. Vansh bertanya kepada Angre apakah dia tidak berpikir dirinya sekarang lemah. Angre mengatakan tidak pernah melihat orang yang kuat seperti dia dalam hidupnya. 

Sinopsis Ishq Mein Marjawan 2 Episode 59

Ridhima datang ke sana mengatakan mendengar suara tembakan senjata. Dia melihat luka Vansh berdarah. Angre menyarankan untuk memanggil dokter tetapi Vansh mengatakan Ridhima akan berhati-hati. Angre pergi. Ridhima mengganti perban Vansh. Vansh meminta dia untuk tidak takut darah. Ridhima mengatakan telah mempelajarinya darinya. Vansh berkata dirinya selalu bersamanya. Ridhima menjadi emosional dan mengatakan dirinya merasa sepertinya dia tidak bersamanya sejak diberitahu tentang kehamilannya. 

Ridhima menambahkan bahwa dirinya ingin berbagi banyak hal dengannya, tetapi dia belum siap untuk mendengarkannya. Vansh meyakinkannya bahwa dirinya bersamanya dan bertanya apa yang ingin dia katakan. Ketika Ridhima mulai berbicara tentang anak mereka, dia menghentikannya meminta untuk membicarakan hal lain selain ini. 

Vansh menghentikan Ridhima dari berbicara tentang anak itu. Ridhima menjadi emosional dan mengatakan anak ini adalah kebenaran yang akan segera ada di depannya. Ridhima bertanya mengapa dirinya harus menanggung semua rasa sakit ini, ketika dia tidak menginginkan anak ini. Vansh diam-diam berjalan pergi. 

Chanchal berteriak melihat seorang pria hoodie hitam. Ternyata dia Aryan. Aryan berkata dia melihat pakaian ayahnya. Aryan meyakinkan ibunya bahwa rumah ini, bisnis ini semuanya akan menjadi milik mereka. Chanchal memeluknya. Sarung tangan merah jatuh dari saku hoodie milik Rudra yang di pakai Aryan. Aryan mengambilnya dan pergi. Chanchal mengambil sarung tangan merah yang di milikinya juga dan melihatnya.

Ridhima mendengar musik aneh dan pergi untuk memeriksa dari mana asalnya. Dia melihat sebuah kotak dan menemukan ponselnya di dalamnya. Dia berpikir bahwa dia telah mengubah nada dering ini lalu siapa yang mengubahnya lagi. Dia menerima panggilan dan mengatakan tidak ingin menggugurkan anaknya. Wanita itu mengatakan bahwa dia tidak dapat membatalkan janji temu, apakah dirinya harus datang kepada mereka, atau mereka akan datang kepadanya. Ridhima bertekad untuk berbicara dengan Vansh tentang hal ini.

Ridhima pergi ke Vansh untuk memberitahunya tentang panggilan telepon itu tetapi Vansh menolak untuk mendengarkannya. Ridhima mengatakan bahwa dia harus menerimanya bersama anaknya atau menolak keduanya. Ridhima menuangkan minyak di antara mereka dan menyalakan api lalu mengatakan jika dia tidak bisa menjadi ayah dari anaknya, dia juga tidak bisa menjadi suaminya. Vansh memadamkan api dengan menuangkan air. Vansh berkata dia tidak punya hak untuk memutuskan sendiri tentang hubungan mereka.

Ridhima meminta dia berbicara tentang hubungan mana, mereka adalah suami dan istri, tetapi dia tidak ingin menjadi ayah dari anaknya sendiri. Vansh mendapat telepon. Dia berkata mereka belum selesai membicarakan ini lalu pergi. Ridhima berkata tidak akan menyerah, dia selalu menghadapi semuanya sendirian, dia akan menghadapi ini juga, tidak ada yang bisa memisahkan anaknya darinya, bahkan Vansh.


Sinopsis Ishq Mein Marjawan 2 23 November 2022

Angre memberi tahu Vansh bahwa orang yang memberikan berlian kepada Chang akan bertemu Chang esok hari dan mereka akan membuat beberapa kesepakatan baru. Di sisi lain Kabir mengkonfirmasi kesepakatannya dengan Chang. Kabir mengambil sebuah kotak di mana dia biasa menaruh koin setiap kali Vansh menyakitinya. Dia bersumpah untuk membalas setiap penghinaan dan memecahkan kotak itu. Kabir melukai telapak tangannya dengan pecahan kaca dan mengatakan darah akan tumpah. 

Vansh sangat ingin tahu siapa orang itu dan menjawabnya kembali dengan gayanya. Dia meminta Angre untuk meminta anak buahnya dalam mode waspada. Vansh berkata menginginkan orang itu bagaimanapun caranya.

Baca : Daftar Sinopsis Tiap Episode Ishq Mein Marjawan 2

Ridhima memperhatikan masakan Daima. Dia bertanya-tanya apa rahasianya. Daima mendapat telepon. Ridhima bersembunyi di balik kursi meja makan dan mencoba untuk mendengarnya. Daima merasa ada yang mengawasinya. Dia berjalan menuju meja. Ridhima menjatuhkan sebuah apel untuk mengalihkannya dan pergi dari sana.

Ridhima menerima pengingat pesannya untuk aborsi. Dia bertanya-tanya siapa yang bisa melakukan ini. Dia mencurigai Daima, dan bertanya-tanya mengapa dia melakukan ini, karena dirinya tidak memiliki permusuhan dengannya, atau mungkin Anupriya mengirimnya. Ridhima turun ke bawah memikirkannya. Dia menginjak minyak dan akan jatuh, tetapi Vansh menahannya. Dia memeluknya.

Ridhima berpikir seseorang menuangkan minyak dengan sengaja. Ridhima berterima kasih padanya. Vansh mengatakan ini adalah tanggung jawabnya untuk melindunginya. Ridhima berkata dia tidak ingat tanggung jawab seorang ayah, Ridhima memintanya untuk tidak mendekatinya sampai dia mengerti kedua tanggung jawab itu. Vansh bertanya bagaimana dia bisa melindunginya tanpa mendekatinya. Ridhima meletakkan tangannya di perutnya dan mengatakan setiap kali dia menyelamatkannya, dia juga menyelamatkan anaknya. Vansh mengingat kata-kata Chang dan melepaskan tangannya.

Ridhima pergi ke Chanchal untuk mengambil ponsel Nenek dari kamarnya. Pakaiannya tersangkut di meja. Ketika dia mencoba untuk menariknya, dia menemukan sebuah buklet ginekolog di laci. Dia curiga Chanchal berada di balik panggilan aborsi. Dia mendengar langkah kaki dan bersembunyi di balik tirai. Buku kecil itu jatuh. Ridhima mencoba untuk mengambilnya. Chanchal datang ke sana dan melangkahi tangan Ridhima. Ridhima menutup mulutnya untuk menghentikan dirinya membuat suara apapun. Intifilm.com

Selanjutnya, 


Saksikan Video Sinopsis Ishq Mein Marjawan 2 Episode 59 23 November 2022 Selengkapnya di bawah ini:
Please Subscribe our channel