Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Jokowi Minta RKUHP Ditunda, DPR Ingin Jalan Terus | Layangkan Mosi Tak Percaya ke DPR, Mahasiswa akan Unjuk Rasa Lagi | Mi 9 Pro 5G Diluncurkan Hari Ini, Smartphone 5G Termurah? | Di Forum Majelis Umum PBB, JK Pamer Atasi Sampah Plastik di Laut | Usai Temui Jokowi, DPR Batal Sahkan RKUHP Besok | Anak Jokowi, Gibran Rakabuming, Bergabung ke PDIP | Viral Reporter TV Minta Keterangan dari Pria yang Sudah Tewas | Cerita Timnas U-16 Seusai Ditahan Cina 0-0: Lesu Berganti Bahagia | Aksi Mahasiswa Yogyakarta Gejayan Memanggil Digembosi | Jayapura Memanas, Polisi Blokade Jalan Dekat Kampus Uncen | Kesatria Jedi Prabowo ke DPR, Caleg Gerindra Singgung Nepotisme | Keputusan Jonan Lantik Perwira TNI Jadi Pejabat di ESDM Dikecam | Jet Siluman Jepang F-3 Diklaim Lebih Canggih dari F-35 AS | Demo Mahasiswa di Malang Akan Penuhi Depan DPRD | Jokowi Minta RKUHP Ditunda, DPR Ingin Jalan Terus | Layangkan Mosi Tak Percaya ke DPR, Mahasiswa akan Unjuk Rasa Lagi | Mi 9 Pro 5G Diluncurkan Hari Ini, Smartphone 5G Termurah? | Di Forum Majelis Umum PBB, JK Pamer Atasi Sampah Plastik di Laut | OTT Perum Perindo, KPK Sita Sekitar Rp 400 Juta | Moeldoko: KPK Pakai UU Lama, Potensi Hambat Investasi | Jokowi Lempar Bola Panas Alasan Tak Tunda Revisi UU KPK ke DPR | Jalur Rel Ganda Kereta Api Madiun - Ngawi Segera Dioperasikan | Belasan Mahasiswa Paksa Masuk DPR, Ratusan Lainnya Tetap Anteng | POMNAS: Kania Ratih Pecahkan Rekornas Renang 50 Meter Gaya Bebas |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Taufik Kurniawan Sebut Fee Rp 3,6 M dari Yahya Fuad untuk Partai, Ini Kata KPK

Home » Berita Nasional Indonesia Hari Ini Senin 23 September 2019 » Gosip Artist » Taufik Kurniawan Sebut Fee Rp 3,6 M dari Yahya Fuad untuk Partai, Ini Kata KPK

Oleh : Admin on pada Rabu 12 Juni 2019, 19:47 WIB

Taufik Kurniawan Sebut Fee Rp 3,6 M dari Yahya Fuad untuk Partai, Ini Kata KPK Jakarta - Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan menyebut uang Rp 3,6 miliar dari Bupati Kebumen nonaktif Yahya Fuad bukan suap pencairan DAK Kebumen melainkan dana kontribusi seorang kader untuk partai, yakni PAN. KPK mengatakan akan mempelajari lebih lanjut keterangan tersebut.

"Prinsip dasar begini lebih lanjut nanti akan melakukan analisis keterangan saksi itu kan juga akan dilihat apa yang disampaikan pada proses penyidikan dan apa yang disampaikan pada proses persidangan untuk kasus dengan terdakwa Taufik Kurniawan," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di KPK, Jl Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (12/6/2019).


Febri mengatakan saat ini fokus KPK membuktikan penerimaan uang yang diduga sebagai suap ke Taufik tersebut. Menurutnya, jika ada fakta yang menyebut uang tersebut untuk pembiayaan kegiatan partai atau pembiayaan ke pihak lain, hal itu akan diuraikan lebih lanjut di persidangan.

"Bahwa misalnya ada pemberian-pemberian dari pihak lain itu untuk kepentingan katakanlah aliran dana pembiayaan kegiatan partai politik atau aliran dana pada pihak diberikan pada pihak yang lainnya, itu menjadi bagian dari rangkaian fakta yang perlu diuraikan di persidangan," jelasnya.

"Fokus KPK adalah untuk membuktikan dugaan penerimaan oleh terdakwa," lanjutnya.

Sebelumnya, Taufik membantah menerima suap dari Yahya Fuad dalam pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Kebumen. Uang Rp 3,6 miliar dari Yahya disebut merupakan bentuk kontribusi kader kepada partainya, PAN.



"Uang itu merupakan bentuk kontribusi ke partai," kata Taufik dalam sidang pemeriksaan terdakwa kasus dugaan suap pengurusan DAK di Pengadilan Tipikor Semarang, Rabu (12/6).

Yahya disebut merupakan kader yang diusung PAN. Selain itu menurut Taufik, uang tersebut langsung diteruskan ke Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD PAN Kebumen, Adib Mutaqin.

Taufik didakwa menerima suap Rp 4,85 miliar dari dua Bupati di Jawa Tengah. Total uang Rp 4,85 miliar itu diduga berasal dari Bupati Kebumen, Yahya Fuad sebesar Rp 3,65 miliar dan dari Bupati Purbalingga, Tasdi sebesar Rp 1,2 miliar.
(ibh/haf)
Taufik Kurniawan Sebut Fee Rp 3,6 M dari Yahya Fuad untuk Partai, Ini Kata KPK | Bang Naga | on Rabu 12 Juni 2019, 19:47 WIB | Rating 4.5
Berita Lainnya

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» KLHK: 14 Perusahaan Asing Disegel Diduga Penyebab Karhutla
» Balon Wakil Ketua PSSI Sebut Masih Besan Jokowi
» Beberapa RUU Sarat Polemik yang akan Disahkan oleh DPR
» Era Jokowi Dianggap Terburuk dalam Penanganan Kasus Munir
» MU Harus Bayar Harga Lepas Lukaku ke Inter
» Mulan Jameela, Biduan Kafe yang Melenggang ke Senayan
» Pejabat Perum Perindo sedang Rapat Saat Ditangkap KPK

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds