Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Uniglobe Pelindung Cat Mobil Harga Rp 30 Juta, ini Kelebihannya | Riau Sumbang Titik Panas Terbanyak di Sumatera | Dampak Error, Bank Mandiri Batasi Transaksi Via ATM | Amien Rais: Dalang Kasus Novel Baswedan di Lingkaran Kekuasaan | Gambar Perjamuan Terakhir di Peti Arswendo, Ini Kata Keluarga | 3 Kriteria Warga Indonesia Penerima Kartu Pra Kerja | Anies Jalankan Proyek Lidah Mertua Kurangi Polusi Udara Jakarta | Diisukan Masuk Kabinet Jokowi, Maman Serang Menteri Agama | MA Tolak Kasasi Jokowi, Amien Rais: Siapa yang Bisiki? | Sindir Garuda, Jetstar Unggah Foto Menu Baru yang Dicetak | Arswendo Atmowiloto Pernah Sebut Pria Ini Gila di Depan Moeldoko | Arswendo Atmowiloto Tak Sempat Nikmati Karya Terakhirnya, Barabas | Anti LGBT Regulation Rejected | Malaysian Minister Highlights ASEAN Role in South China Sea | Survey Claims ASEAN Still Being Benefits | Minister Welcomes Chinese Group Investment Plan | Uniglobe Pelindung Cat Mobil Harga Rp 30 Juta, ini Kelebihannya | Riau Sumbang Titik Panas Terbanyak di Sumatera | Golkar Proposes Five Names for Future Cabinet to Jokowi | Gelar Syukuran Kemenangan Jokowi, PDIP Tanggap Wayang Kulit | Camilan Favorit di 5 Kota Besar Indonesia ala GrabFood | Hasil Bola: Timnas U-19 Kalahkan Deltras Sidoarjo 1-0 |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Eks Koruptor Boleh Nyaleg, KPK Ingatkan Fenomena Wakil Rakyat Korup

Home » Berita Nasional Indonesia Hari Ini Sabtu 20 Juli 2019 » Gosip Artist » Eks Koruptor Boleh Nyaleg, KPK Ingatkan Fenomena Wakil Rakyat Korup

Oleh : Admin on pada Jumat 14 September 2018, 20:19 WIB

Eks Koruptor Boleh Nyaleg, KPK Ingatkan Fenomena Wakil Rakyat Korup Jakarta - KPK menghargai putusan Mahkamah Agung (MA) membolehkan mantan narapidana kasus korupsi atau koruptor mencalonkan diri sebagai anggota legislatif atau nyaleg. Di sisi lain, KPK mengingatkan bahwa banyak anggota Dewan yang selama ini dijerat karena korupsi.

"Tentu KPK sebagai institusi penegak hukum, mau tidak mau, harus menghormati institusi peradilan," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).

"Meskipun di awal KPK sangat berharap sebenarnya ada perbaikan signifikan yang bisa dilakukan bersama-sama untuk menyaring caleg agar tak terjadi lagi korupsi di DPR atau di DPRD," imbuh Febri.

Untuk di KPK saja, menurut Febri, sejauh ini ada 146 anggota DPRD yang diproses. Sedangkan dari DPR, ada lebih dari 70 orang yang ditangani KPK.

"Kemungkinan akan bertambah ada, sepanjang ada bukti yang cukup. Jadi dengan fenomena ini, harapan ke depannya parlemen kita atau DPR kita bisa lebih bersih sehingga bisa disaring sejak awal," ucap Febri.
"Tetapi nanti kami akan lihat dulu apa yang bisa dilalukan ke depan. Yang pasti, KPK sesuai dengan kewenangannya akan semakin mencermati atau memperhatikan tuntutan pencabutan hak politik sepanjang memang sesuai fakta sidang dan kewenangan KPK," sambung Febri.

Sebelumnya, juru bicara MA Suhadi mengatakan permohonan gugatan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2018 telah putus. Alhasil, mantan koruptor boleh nyaleg sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

"Dikabulkan khusus PKPU dikabulkan permohonan pemohon. Jadi PKPU itu dinyatakan bertentangan dengan undang-undang," kata Suhadi.

"Ya (mantan koruptor boleh nyaleg) sesuai dengan prosedurnya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan putusan MK," imbuhnya.

Dengan putusan itu, PKPU itu bertentangan dengan Pasal 240 ayat 1 huruf g UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 71/PUU-XIV/2016.

Pasal 240 ayat 1 huruf g UU Pemilu berbunyi:

Bakal calon DPR dan DPRD harus memenuhi persyaratan: tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 tahun atau lebih, kecuali secara terbuka dan jujur mengemukakan kepada publik bahwa yang bersangkutan mantan terpidana.
(dhn/tor)
Eks Koruptor Boleh Nyaleg, KPK Ingatkan Fenomena Wakil Rakyat Korup | Bang Naga | on Jumat 14 September 2018, 20:19 WIB | Rating 4.5
Berita Lainnya

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Pacquiao Sesumbar Beri Pelajaran untuk Thurman
» Banjir Rendam Rumah Warga Tiga Desa di Aceh Jaya
» Prius Terganjal Regulasi untuk 'Sikat' Outlander PHEV
» Aero di Indonesia Open 2019: Saya dan Kevin Sama Tengil
» Pemerintah Incar Devisa US$4 Miliar dari 4 Tujuan Wisata
» Warga Bandung Bersih-bersih Stadion GBLA yang Terbengkalai
» Iran Abaikan Seruan Eropa Bebaskan Kapal Tanker Inggris

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds