Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Menakar Peluang Whisnu Sakti di Pilwali Surabaya 2020

Home » Berita Nasional Indonesia Hari Ini Minggu 9 Agustus 2020 » Gosip Artist » Menakar Peluang Whisnu Sakti di Pilwali Surabaya 2020

Oleh : Admin on pada

Menakar Peluang Whisnu Sakti di Pilwali Surabaya 2020
DOWNLOAD APP sumutkota.com

Surabaya -

Cawali Surabaya Whisnu Sakti Buana sempat dikabarkan mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk maju di Pilwali Surabaya 2020. Meski kabar tersebut kemudian dibantah, namun bagaimana peluang Whisnu Sakti (WS) di Pilwali Surabaya 2020?

Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Prof Dr Bagong Suyanto mengatakan WS merupakan politisi yang mempunyai kelebihan dalam beradaptasi dan memposisikan diri. Dan hal itu adalah nilai lebih sebagai seorang politisi.

"Kalau melihat sejarahnya dulu. Kan dia ada masalah dengan Bu Risma. Sejak awal di media massa dia kurang diterima. Tapi saya melihat Pak Whisnu itu punya kemampuan memposisikan dirinya sehingga hubungan mereka (Risma-Whisnu) tidak bermasalah," ujar Bagong saat berbincang dengan detikcom, Senin (6/7/2020).

"Itu juga harus dibaca sebagai nilai lebihnya Pak Whisnu. Kan orang yang bisa mereposisi diri, bisa beradaptasi ketika berelasi dengan siapapun itu kan juga keunggulan," tambah guru besar FISIP Unair itu.

Sedangkan peluang WS mendapatkan rekomendasi, Bagong menyebut peluang semua cawawali di PDIP tidak bisa diprediksi. Sebab semuanya ada di tangan Megawati. Meski begitu, ia tetap memperhitungkan WS dengan keunggulan kualifikasi personalnya yang baik.

"Khusus untuk PDIP ini sudah ndak ada. Yang penting semua tergantung dengan Bu Mega. Tapi kualifikasi personalnya, saya kira keunggulannya Pak Whisnu kemampuan dia yang cair bergaul dengan siapapun. Itu saya kira harus diakui sebagai nilai lebihnya," jelasnya.

Menurut Bagong, dalam Pilwali Surabaya 2020, kekompakan internal PDIP adalah mutlak. Sebab jika ada gejolak, maka hal itu akan menjadi benih kekalahan. Karena dalam kontestasi nanti partai berlambang banteng moncong putih ini sendirian dan harus menghadapi koalisi seluruh partai.

"Yang jelas gini. PDIP itu punya pendukung yang loyalis dan militan ya. Tinggal siapapun nanti yang dicalonkan itu tidak mengganggu. Tapi kalau yang lainnya mengganggu ya nanti suaranya jadi tidak bulat," tutur Bagong.

"Lawannya kan koalisi partai yang banyak. Itu kan kalau internal (PDIP) pecah ya kalah. Tapi kalau kuat kan ada kontestasi yang berimbang," pungkas Bagong.

(iwd/iwd)
Menakar Peluang Whisnu Sakti di Pilwali Surabaya 2020 | Bang Naga | on | Rating 4.5
Berita Lainnya

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds