Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Deklarasi Amien Rais, Ketua PBNU Ingatkan Hoax Ratna Sarumpaet | Massa Syukuran di Rumah Prabowo Diminta Bertahan Meski Hujan | Pesta Kemenangan Prabowo Dianggap Cederai Aksi Bela Islam 212 | BPN: Klaim Kemenangan Prabowo Didasarkan 320 Ribu C1 Plano | Deklarasi Kemenangan Prabowo, Ekspresi Sandiaga, dan Manuver SBY | Jokowi dan Prabowo Saling Klaim Menang, Simak Perbedaannya | Di Jabar Jokowi Kalah Versi Hitung Cepat, Ini Alasan Ridwan Kamil | Rayakan Kemenangan, Eks 212: Prabowo-Sandi Hanya Perdalam Luka | Dampingi Prabowo, Ini Kata Pakar soal Ekspresi Lesu Sandiaga Uno | Eks 212 Bicara Bahayanya Aksi Nisfu Syaban 2019 untuk Prabowo | Real Count KPU: Jokowi 55,14 Persen, Prabowo 44,86 Persen | Berikut Makna Sujud Syukur Prabowo Menurut Busyro Muqoddas | Deklarasi Amien Rais, Ketua PBNU Ingatkan Hoax Ratna Sarumpaet | Massa Syukuran di Rumah Prabowo Diminta Bertahan Meski Hujan | Satu Lagi Panitia di TPS Kabupaten Bogor Meninggal | MUI Minta Kedua Capres Tahan Klaim Kemenangan | Hoax Pasca Coblosan Pemilu Melonjak, Beberapa Sedang Diselidiki | RNI Pasang Target Produksi Gula 320 Ribu Ton | Seorang Wanita Ditemukan Meninggal di Parkiran Hotel Sawah Besar | Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Usut Caleg NasDem Kampanye di Gereja | Bawaslu Jaktim Temukan Tiga Pelanggaran Politik Uang, Apa Saja? | TKN Umumkan Secara Resmi Kemenangan Jokowi |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kisah Sukses Pengrajin Blangkon Pacul Gowang yang Harumkan Sidoarjo

Home » Berita Nasional Indonesia Hari Ini Jumat 19 April 2019 » Gosip Artist » Kisah Sukses Pengrajin Blangkon Pacul Gowang yang Harumkan Sidoarjo

Oleh : Admin on pada Jumat 09 November 2018, 07:26 WIB

Kisah Sukses Pengrajin Blangkon Pacul Gowang yang Harumkan Sidoarjo Sidoarjo - Bermula dari melanjutkan usaha mendiang suami, Ririn kini (35) justru 'ketagihan' karena merasakan serunya berwirausaha. Ririn merupakan pengrajin blangkon Pacul Gowang khas Sidoarjo.

"Sejak dulu pekerjaan suami saya ya membuat blangkon ini saja, sejak 30 tahun yang lalu sejak kita belum menikah. Namun dulu tidak sebesar ini," kata Ririn saat ditemui detikcom, Jumat (9/11/2018).

Setiap hari, 8 pekerja yang dimiliki Ririn melakukan tugasnya masing-masing. Dua pekerja bertugas menjahit jarit atau kain batik panjang sebagai bahan baku pembuatan blangkon. Dua pekerja lainnya memasang kain yang telah disiapkan ke cetakan untuk blangkon dari kayu seukuran lingkar kepala manusia.

Namun ada juga pekerja yang memilih mengerjakan tugasnya di rumah masing-masing. "Dua orang dikerjakan di rumah, dua orang khusus menjahit jarit dan sisanya garap di tempat saya sini," ujar Ririn.


Ririn mengaku sengaja memberdayakan tetangganya sendiri. "Mulai kerja sekitar pukul 08.00 WIB, kadang juga tidak pasti. Saya mempekerjakan orang-orang di sekitar sini, saya ajari kemudian membantu bekerja di sini," terangnya.

Masing-masing dari mereka digaji dengan sistem borongan perkodi. Dalam sehari, ia mampu memproduksi blangkon hingga 8 kodi atau 140 buah.

Ririn menambahkan agar bisa bersaing, sejumlah model blangkon dibuat olehnya dan para pekerja kreatifnya. Di antaranya blangkon model Pacul Gowang, model Cak dan Ning Jawa Timuran, Madura dan model Ponorogoan. Namun diakui ibu dua anak ini, yang paling diminati oleh pembeli adalah blangkon Pacul Gowang.

Kisah Sukses Pengrajin Blangkon Pacul Gowang yang Harumkan SidoarjoFoto: Istimewa

Bahkan Ririn patut berbangga karena salah satu model blangkon ciptaannya pernah mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

"Yang model Pacul Gowang ini saya sendiri yang menciptakan. Blangkon ciptaan saya ini pernah mendapat penghargaan dari Pemkab Sidoarjo. Namun waktu itu saat mendapat penghargaan pas waktu suami saya sudah tidak ada," ungkapnya.

Untuk pemasaran, Ririn tinggal memanfaatkan teknologi yang ada saat ini. Bahkan dengan teknologi tersebut, produknya mampu menjangkau konsumen lebih luas seperti Yogyakarta, Solo hingga Jakarta. Tak jarang Ririn kerap kebanjiran pesanan, baik lewat pesanan daring maupun mereka yang datang langsung ke rumah produksinya.


Meski demikian, Ririn mengaku juga masih sering dihadapkan pada persoalan bahan baku jarit yang kerap terlambat. Sampai-sampai calon pembeli yang tak sabaran membawa sendiri bahan untuk blangkon yang diinginkannya.

"Kadang juga ada pemesan yang membawa kain jarit sendiri untuk dibuatkan karena ingin dengan bahan yang lebih bagus dan terkesan lebih mewah," katanya.

Untuk konsumen, Ririn mematok harga bervariasi untuk blangkon bikinannya, tergantung tingkat kesulitan dan harga jaritnya. Semisal Rp 10 ribu untuk model Madura, Rp 25 ribu untuk model Jawa Timuran dan yang paling mahal adalah model Pacul Gowang yang mencapai Rp 50 ribu.

"Kalau untuk omzetnya saya tidak bisa menghitung pastinya. Satu bulan ya sekitar Rp 25 juta lebihlah. Itu belum dipotong gaji pekerja," tutupnya.
(lll/lll)
Kisah Sukses Pengrajin Blangkon Pacul Gowang yang Harumkan Sidoarjo | Bang Naga | on Jumat 09 November 2018, 07:26 WIB | Rating 4.5
Berita Lainnya

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds