Kisah Turunnya Ayat Alquran yang Dibacakan Qari Saat Pembukaan Piala Dunia

Sedang Trending 5 hari yang lalu 54

Rep: Muhyiddin/ Red: Nashih Nashrullah  Kamis 24 Nov 2022 00:23 WIB

 Maskot Piala Dunia Qatar, Laeeb, ditampilkan saat upacara pembukaan Piala Dunia Qatar 2022 di Stadion Al Bayt di Al Khor, Qatar (ilustrasi). Qari membacakan surat Al Hujurat ayat 13 pada pembukaan Piala Dunia  Foto: AP/Hassan Ammar Maskot Piala Dunia Qatar, Laeeb, ditampilkan saat upacara pembukaan Piala Dunia Qatar 2022 di Stadion Al Bayt di Al Khor, Qatar (ilustrasi). Qari membacakan surat Al Hujurat ayat 13 pada pembukaan Piala Dunia

REPUBLIKA.CO.ID,  

JAKARTA – Pembukaan Piala Dunia 2022 di Qatar menjadi kebanggaan tersendiri bagi umat Islam di seluruh dunia. Karena, gelaran olahraga akbar ini diawali dengan lantunan ayat suci Alquran, adalah Surat Al Hujarat ayat 13.    

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ

“Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan anda dari seorang pria dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan anda berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar anda saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara anda di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Mahamengetahui, Mahateliti.” 

Lalu bagaimana kisah turunnya ayat Alquran yang dibaca pada pembukaan Piala Dunia 2022 tersebut?

Dalam kitab tafsirnya Al-Durr Al-Mantsur fi Tafsir Bil-Ma'tsur, Imam Suyuthi menyebutkan dua kisah turunnya surat al-Hujurat ayat 13: 

أخرج ابْن الْمُنْذر وَابْن أبي حَاتِم وَالْبَيْهَقِيّ فِي الدَّلَائِل عَن ابْن أبي مليكَة قَالَ: لما كَانَ يَوْم الْفَتْح رقي بِلَال فَأذن على الْكَعْبَة فَقَالَ بعض النَّاس: هَذَا العَبْد الْأسود يُؤذن على ظهر الْكَعْبَة وَقَالَ بَعضهم: إِن يسْخط الله هَذَا يُغَيِّرهُ فَنزلت {يَا أَيهَا النَّاس إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ من ذكر وَأُنْثَى} الْآيَة وَأخرج ابْن الْمُنْذر عَن ابْن جريج وَابْن مرْدَوَيْه وَالْبَيْهَقِيّ فِي سنَنه عَن الزُّهْرِيّ قَالَ: أَمر رَسُول الله صلى الله عَلَيْهِ وَسلم بني بياضة أَن يزوّجوا أَبَا هِنْد امْرَأَة مِنْهُم فَقَالُوا: يَا رَسُول الله أتزوّج بناتنا موالينا فَأنْزل الله {يَا أَيهَا النَّاس إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ من ذكر وَأُنْثَى}

Kisah pertama adalah pada saat Rasulullah SAW memasuki kota Makkah dalam peristiwa Fathu Makkah, Bilal bin Rabah naik ke atas Ka'bah dan menyerukan adzan. Maka sebagian penduduk Makkah (yang tak tahu bahwa di Madinah Bilal bin Rabah biasa menunaikan tugas menyerukan azan) terkaget-kaget. 

Ada yang berkata, "Budak hitam inikah yang azan di atas Ka‘bah?” (dalam riwayat lain di kitab Tafsir al-Baghawi al-Harits bin Hisyam mengejek dengan mengatakan: "Apakah Muhammad tak menemukan selain burung gagak ini untuk berazan?"). Yang lain berkata, “Jika Allah membencinya, tentu akan menggantinya.” Lalu turunlah ayat 13 surat al-Hujurat tersebut. 

Kisah kedua adalah Abu Hind ialah bekas budak yang kemudian bekerja sebagai tukang bekam. Nabi meminta kepada Bani Bayadhah untuk menikahkan salah satu putri mereka dengan Abu Hind. Tapi mereka menolak dengan alasan: "Ya Rasul, bagaimana kami hendak menikahkan putri kami dengan bekas budak kami?" Lalu turunlah ayat 13 surat al-Hujurat.  

BACA JUGA: Ikuti News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id

Saksikan Video Kisah Turunnya Ayat Alquran yang Dibacakan Qari Saat Pembukaan Piala Dunia Selengkapnya di bawah ini:
Please Subscribe our channel