Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2022
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Tersangka Cabul Tewas Bunuh Diri, 2 Penyidik Polresta Deli Serdang Diperiksa Propam | Berita Medan Hari Ini

Oleh : Admin on pada Sabtu, 14 Mei 2022 13:15 WIB

Tersangka Cabul Tewas Bunuh Diri, 2 Penyidik Polresta Deli Serdang Diperiksa Propam | Berita Medan Hari Ini

SumutKOTA-Medan. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menilai ada kejanggalan dalam kematian Irwanto alis M Ragil, tersangka dugaan tindak pidana pencabulan, yang disebut karena bunuh diri di ruangan Kasubnit Sat Reskrim Polresta Deli Serdang. Sebab, pada sekujur tubuh Irwanto yang dinyatakan tewas pada Rabu (11/5/2022) itu, dipenuhi luka-luka lebam hingga menimbulkan tanya besar dari pihak keluarga.

LBH Medan menyebutkan, berdasarkan hasil keterangan keluarga dan foto-foto jenazah korban saat dibawa ke rumah duka, dipenuhi sarat kejanggalan.

"Keluarga korban yang penasaran membuka kain kafan Irwanto, ternyata ketika diperiksa diduga tubuh korban Irwanto penuh lebam atau memar. Adapun diketahui korban ada memar di pinggang dan di lengan termasuk di dekat rusuk korban," kata Wakil Direktur LBH Medan, Irvan Syahputra kepada medanbisnisdaily.com, Sabtu (14/5/2022) siang.

LBH Medan juga menyoroti dugaan kejanggalan lainya yang dialami korban di mana diketahui korban diduga ditangkap di daerah Karo atas dugaan tindak pidana pencabulan pada Selasa, 10 Mei lalu, sekitar siang hari. Pasca penangkapan tersebut korban dibawa ke Polresta Deli Serdang untuk diambil keteranganya sebagai tersangka.

"Diduga korban diperiksa mulai sore hingga pagi esok harinya, artinya pemeriksaan tersebut sudah barang tentu di bawah pengawasan penyidik dan atau penyidik pembantu," tambah Irvan lagi.

Tidak hanya itu saja, LBH Medan menduga ada kejanggalan pada prosedur pemeriksaan korban. Pertama, diduga korban diperiksa tanpa didamping penasihat hukum. Seharusnya tersangka yang diduga melakukan tindak pidana pencabulan yang ancaman hukumnya lebih dari 5 tahun wajib didampingi penasihat hukum.

Sebagaimana amanat Pasal 56 ayat (1) KUHAP 'Dalam hal tersangka atau terdakwa disangka atau didakwa melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana mati atau ancaman pidana lima belas tahun atau lebih atau bagi mereka yang tidak mampu yang diancam dengan pidana lima tahun atau lebih yang tidak mempunyai penasihat hukum sendiri, pejabat yang bersangkutan pada semua tingkat pemeriksaan dalam proses peradilan wajib menunjuk penasihat hukum bagi mereka'.

"Artinya jika meninggalnya korban sebagaimana dikatakan pihak Polresta Deli Serdang diduga karena bunuh diri, sudah dapat dipastikan hal tersbut tidak akan terjadi jika saat pemerikasaan korban didamping oleh penasihat hukum," tegas Irvan.

Hal ini jelas menggambarkan adanya dugaan kesalahan prosedur pihak Polresta Deli Serdang saat melakukan pemeriksaan korban. Oleh karena itu LBH Medan sebagai lembaga yang konsern terhadap penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) meminta Polda Sumut mengusut tuntas dan transparan perkara a quo ini.

Kedua, diduga ditemukanya banyak lebam dan memar pada tubuh korban di antaranya pada bagian pinggang dan lengan korban termasuk dekat rusuk. Kejanggalan ini sudah seharusnya dijelaskan pihak Polresta Deli Serdang kepada keluarga korban dan publik. apakah memang bunuh diri atau diduga adanya penyiksaan terhadap korban.

"Jika nanti ditemukannya adanya dugaan tindak pidana atau pelanggaran kode etik maka Polda Sumut harus berlaku adil dan tegas guna memberikan keadilan kepada keluarga korban dan menghindari prespektif negatif masyarakat," tegas Irvan.

LBH Medan menduga kejanggalan tersebut telah melanggar UUD 1945 Pasal 28 A, 28 D, KUHP Pasal 351 ayat (3), Pasal 18 ayat (4) UU 39 Tahun 1999 tentang HAM Pasal 4, UU No. 5 Tahun 1998 Tentang Pengesahan Covention Againt Torture and Other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment on Punishment (Konvensi Menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman lain yang Kejam,Tidak Manusiawi atau Merendahkan Martabat Manusia) dan Undang-undang No: 12 Tahun 2005 tentang Pengesahan International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR).

Penyidik Diperiksa Propam
Terpisah, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi mengatakan pihak Propam Polda Sumut telah memeriksa 2 penyidik Polresta Deli Serdang. Keduanya diperiksa terkait tersangka cabul ditemukan tewas dalam keadaan gantung diri di ruang pemeriksaan.

"Iya, benar masih dalam pemeriksaan Propam, ada dua personel kita periksa," kata Kombes Hadi Wahyudi.

Reporter
Zulfadli Siregar
Editor
Sasli Pranoto Simarmata
 

sourch: medanbisnis
Tersangka Cabul Tewas Bunuh Diri, 2 Penyidik Polresta Deli Serdang Diperiksa Propam | Bang Naga | on Sabtu, 14 Mei 2022 13:15 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Tersangka Cabul Tewas Bunuh Diri, 2 Penyidik Polresta Deli Serdang Diperiksa Propam
Description: SumutKOTA.COM-Medan. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan menilai ada kejanggalan dalam kematian Irwanto alis M Ragil, tersangka dugaan tindak pidana pencabulan, yang disebut karena bunuh diri di ruangan Kasubnit Sat Reskrim Polresta Deli Serdang. Sebab, pada sekujur tubuh Irwanto yang dinyatakan tewas pada Rabu (11/5/2022) itu, dipenuhi luka-luka lebam hingga menimbulkan tanya besar dari pihak keluarga.
Alamat: https://sumutkota.com
Artikel Terkait
Senin, 09 Mei 2022 11:49 WIB  ✱ 4,179 Kali
Rabu, 11 Mei 2022 17:20 WIB  ✱ 3,636 Kali

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Love










                            Cara Membuat Perempuan Horny Melalui Kata-kata

Cara Membuat Perempuan Horny Melalui Kata-kata


Sumutkota.com ... Read More →







Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Otomotif Travel Karir Contack Me Zodiak
© 2017 - 2022 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds