Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2022
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Konsultan Protes Keras Gubernur Edy Proyek Konsultansi Rp 34,9 M Ditender Satu Paket | Berita Medan Hari Ini

Oleh : Admin on pada Selasa, 11 Jan 2022 20:17 WIB

Konsultan Protes Keras Gubernur Edy Proyek Konsultansi Rp 34,9 M Ditender Satu Paket | Berita Medan Hari Ini

SumutKOTA-Medan. Para Konsultan Sumatera Utara yang tergabung dalam Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO), memprotes keras Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.

Penyebabnya adalah karena lewat anak buahnya, yakni Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut, Bambang Pardede, saat ini menenderkan proyek konsultansi bernilai pagu Rp 34,9 miliar di dalam satu paket saja.

Seharusnya proyek itu tidak dibuat dalam satu paket, melainkan dibuat dalam beberapa paket. Sehingga nilai proyeknya dapat dijangkau para konsultan Sumut. Dengan begitu, terjadi pemerataan serapan anggaran, yang kemudian menguatkan kapasitas para konsultan Sumut maupun dampak multiplier pertumbuhan ekonomi Sumut.

Namun dengan kebijakan penyatuan paket itu, sekaligus menutup pintu bagi para konsultan Sumut (badan usaha jasa konsultansi) untuk mengikuti tender itu. Mereka tidak mungkin mengikutinya karena umumnya konsultan di Sumut masih kelas (grade) menengah ke bawah.

"Kami konsultan lokal khususnya dari wadah INKINDO, memprotes keras kebijakan menenderkan proyek jasa konsultansi bernilai hampir Rp 35 miliar hanya dalam satu paket. Tidak seharusnya disatukan, tetapi dibagi dalam beberapa paket yang nilainya wajar," ujar Ketua DPP INKINDO Sumut, Ir Besri Nazir MM, Selasa (11/01/2022).

Dilihat dalam LPSE Pemprov Sumut, Selasa (11/01/2022), ditayangkan pengumuman tender jasa konsultansi dengan nama paket Konsultan Manajemen Konstruksi di Dinas Bina Marga Sumut dengan nilai pagu Rp 34,9 miliar sumber dana dari APBD Sumut. Paket itu tahun anggaran 2022 dan 2023

Berbicara kepada wartawan di Kantor DPD INKINDO Sumut, Komplek Business Point Jalan Setia Budi Medan, Besri Nazir didampingi Sekretaris Ahmad Windhu Utama ST MSi dan Bendahara Ir Yanuar Mahdi IAI, mengatakan kebijakan Dinas Bina Marga itu telah nyata-nyata melanggar Perpres Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Perpres Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Pemerintah.

Pada pasal 20 ayat 2 Perpres itu, ujar Besri, tegas mengatur larangan untuk menyatukan atau memusatkan beberapa paket PBJ yang tersebar di beberapa lokasi/daerah yang menurut sifat pekerjaan dan tingkat efisiensinya seharusnya dilakukan di beberapa lokasi/daerah masing-masing.

Kemudian melarang menyatukan beberapa paket PBJ yang menurut sifat dan jenis pekerjaannya harus dipisahkan. Selain itu dilarang menyatukan beberapa paket PBJ yang besaran nilainya seharusnya dilakukan oleh usaha kecil dan/atau memecah PBJ menjadi beberapa paket dengan maksud menghindari tender/seleksi.

Dengan kebijakan penyatuan paket Rp 34,9 miliar itu, kata Besri Nazir yang juga didampingi Wakil Ketua Ir M Arif Fadillah, Ir Tuapril Harianja, Wakil Sekretaris Ir Feri Mahfizar dan Wakil Bendahara Yudi Yusniarno ST, membuat para konsultan Sumut semakin terpuruk.

"Pandemi covid dua tahun belakangan ini membuat kami dan kita semua terdampak, terpuruk. Harusnya lewat anggaran Pemprov Sumut seperti proyek konsultansi Rp 34,9 miliar ini menjadi angin segar bagi konsultan lokal. Tapi ini malah sebaliknya," ujarnya.

Sekretaris INKINDO Sumut, Ahmad Windhu Utama menambahkan, paket konsultansi Rp 34,9 miliar, hanya akan membuka pintu seluas-luasnya bagi konsultan besar dari luar Sumut terutama dari Jakarta menggarap pekerjaan di Sumut. Sebaliknya konsultan lokal Sumut hanya jadi penonton dan pasti semakin terpuruk.

"Pak Gubernur Edy, ini yang semakin membuat kami di daerah ini terpuruk. Pak Gubernur juga seharusnya tahu, bahwa selama ini, jauh sebelum covid, konsultan Sumut selalu teranaktirikan di Sumut, 'di rumah sendiri'. Seharusnya harus diberdayakan untuk sama-sama ikut membangun Sumut yang bermartabat," tambah Ahmad Windhu.

Sikap yang sama, juga disampaikan Ketua DPD Asosiasi Ahli Konsultan Indonesia (ASAKINDO), Ir Sabar M Sitompul MSi. Ia mengatakan Pemprov Sumut harus membatalkan tender jasa konsultansi itu dan menggantinya dengan beberapa paket. "Jangan hanya satu paket saja. Anggota kami juga menolak keras penyatuan ini," tegas Sabar.

Secara terpisah, Ketua BPD GAPENSI Sumut, Tiopan Manuasa Pardede, juga ikut angkat bicara. Ia mendukung langkah INKINDO memprotes penyatuan paket konsultansi itu. "Itu tidak bisa disatukan karena melanggar Perpres PBJ," ujarnya tegas.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua DPD GAPEKSINDO Sumut, Erikson L Tobing, maupun Ketua ASKONAS Sumut, Rikson Sibuea. Bahkan Erikson menilai Pemprov Sumut telah perlahan mematikan para kontraktor dan konsultan di Sumut.

Erikson mengatakan hal itu karena tidak di jasa konsultansi saja, tetapi untuk pekerjaan konstruksi juga begitu. Bina Marga saat ini juga menenderkan proyek Pembanguan Jalan dan Jembatan Provinsi untuk Kepentingan Strategis Daerah Provinsi Sumut dalam satu paket bernilai pagu Rp 2,7 triliun sumber dana dari APBD Sumut tahun 2022, 2023 dan 2024.

"Jadi ini sudah tidak betul lagi sebenarnya. Kalau dalam konteks mewujudkan Sumut bermartabat, kami pikir dengan kebijakan penyatuan paket seperti ini, jelas-jelas itu tidak terwujud. Hanya retorika saja Sumut bermartabat," tambah Rikson Sibuea.

Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut, Bambang Pardede, menjawab konfirmasi wartawan, mengaku akan memberikan penjelasan besok.

"Biar satu bahasa besok saja ya, besok kita ada kasih keterangan kepada wartawan, tapi terserahlah kalau mau dimuat, tapi saran saya sih besok saja," ungkap Bambang.

Reporter
Benny Pasaribu
Editor
Sasli Pranoto Simarmata
 

sourch: medanbisnis
Konsultan Protes Keras Gubernur Edy Proyek Konsultansi Rp 34,9 M Ditender Satu Paket | Bang Naga | on Selasa, 11 Jan 2022 20:17 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Konsultan Protes Keras Gubernur Edy Proyek Konsultansi Rp 34,9 M Ditender Satu Paket
Description: SumutKOTA.COM-Medan. Para Konsultan Sumatera Utara yang tergabung dalam Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO), memprotes keras Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.
Alamat: https://sumutkota.com
Artikel Terkait
Selasa, 11 Jan 2022 08:44 WIB  ✱ 4,906 Kali

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Otomotif Travel Karir Contack Me Zodiak
© 2017 - 2022 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds