Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
KPK Soroti Tata Kelola Tambang yang Tak Sejahterakan Masyarakat | Penumpang Terbangun di Pesawat Air Canada, Kabin sudah Kosong | Kemendagri Evaluasi Berkas Permohonan Perpanjangan Izin FPI | Ahok Pertanyakan IMB Pulau Reklamasi, PSI Malah Puji Anies | Massa PA 212 Berduyun Datangi Mahkamah Konstitusi, Tuntutannya? | Kamera Tersembunyi Ditemukan di Toilet Syuting Film James Bond | Sidang MK, Bambang: Pemohon Tak Mungkin Buktikan Kecurangan | Video: Petarung UFC Asal Suriname KO Lawan dalam Waktu 9 Detik | Salat Deddy Corbuzier Dikritik, Gus Miftah Sindir Islam dari Orok | Tambah Pasukan untuk Jaga MK, Polri: Hasil Analisa Intelijen | Rini Soemarno Masuk Daftar Orang Tak Boleh Jenguk Sofyan Basir | KPK Soroti Tata Kelola Tambang yang Tak Sejahterakan Masyarakat | Keluar dari Rutan Polda, Eggi Sudjana Ucapkan Terimakasih | Kisruh Lahan Runway 3 Bandara Soekarno-Hatta, Ini Ancaman Warga | Silence is golden for a Tanzanian mine | AirAsia: Selama Ini Harga Tiket Pesawat Kami Paling Terjangkau | Polri Keluarkan Nama Perwiranya untuk Daftar ke Pansel KPK Juli | Mines' dirty secrets echo on three continents | Sering Menyimpan atau Meremas Struk Belanja? Awas Risiko Kanker | Pelaku Pembunuhan Gadis di Tangerang Ternyata Sang Tunangan | Cat Rambut Sebabkan Iko Uwais Sempat Masuk Rumah Sakit, Kok Bisa? |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Di IMF-WB, BI Sebut Indonesia Ideal untuk Kembangkan Fintech | Berita Medan Hari Ini

Oleh : Admin on pada Kamis, 11 Okt 2018 19:22 WIB  •  Dilihat 258 kali  •  |

Di IMF-WB, BI Sebut Indonesia Ideal untuk Kembangkan Fintech | Berita Medan Hari Ini

SumutKOTA-Nusa Dua. Asia, termasuk Indonesia merupakan negara yang ideal untuk perkembangan teknologi finansial. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menjelaskan Indonesia saat ini memiliki hampir seperempat dari jumlah penduduk yang menunggu terintegrasi teknologi baru.

Dia menyebutkan saat ini masyarakat Indonesia memang tersebar di ribuan pulau. Selain itu generasi muda di Indonesia saat ini semangat untuk memasuki dunia digital di masa depan.

"Ada lebih dari 50 juta UMKM yang sabar menanti untuk terlibat dalam e-commerce," kata Mirza dalam sambutannya di acara High-Level Policy Dialogue on Regional Cooperation to Support Innovation, Inclusion and Stability in Asia di Hotel Grand Nusa Dua, Bali, Kamis (11/10/2018).

Mirza menjelaskan saat ini banyak masyarakat baru yang didorong oleh kelompok kelas menengah yang dinamis dan demokratis. "Mereka memandang ekonomi digital sebagai sesuatu yang tak terhindarkan, seperti evolusi," ujar dia.

Dia menjelaskan meskipun Asia mengalami pertumbuhan perekonomian yang tinggi dalam beberapa tahun terakhir, sektor keuangan masih tertinggal di sejumlah negara. Kurang dari 27% orang dewasa di kawasan Asia yang sedang berkembang sudah memiliki rekening bank, jauh di bawah median global sebesar 38%.

Sementara itu, hanya 84% dari perusahaan di kawasan ini sudah memiliki rekening giro atau tabungan, setara dengan Afrika tetapi ketinggalan dari Amerika Latin yang mencapai 89% dan 92% di emerging Europe (kawasan Eropa Tengah dan Timur).

Mirza mengatakan inklusi keuangan dapat ditingkatkan melalui kebijakan yang mendorong inovasi keuangan, dengan meningkatkan literasi keuangan, serta dengan memperluas dan meningkatkan infrastruktur dan jaringan digital. Peraturan untuk mencegah kegiatan ilegal, meningkatkan keamanan siber, dan melindungi hak dan privasi konsumen, juga akan membangun keyakinan terhadap teknologi keuangan yang baru.

Direktur Pengelola Monetary Authority of Singapore Takehiko Nakao menjelaskan teknologi keuangan di dunia berkembang sangat cepat. "Teknologi keuangan yang baru bisa menyebar begitu cepat, teknologi ini sangat menjanjikan untuk mendorong inklusi keuangan di dunia," ujar dia.

Kemudian, dibutuhkan lingkungan yang memungkinkan teknologi berkembang pesat dan memperkuat kerja sama antar negara untuk membangun standar peraturan dan sistem pengawasan yang harmonis. Hal ini dilakukan untuk mencegah pencucian uang internasional, pendanaan teroris dan kejahatan siber.

Direktur AMRO Junhong Chang menjelaskan teknologi merupakan pemberdaya yang menghubungkan perekonomian dan sistem keuangan sebuah negara. Tak hanya bermanfaat, teknologi juga memiliki risiko saat melintasi batas negara.

"Pembuat kebijakan perlu mengelola dampak teknologi di dalam sistem keuangan untuk mempertahankan stabilitas keuangan," ujar dia. (dtf)

Editor
Hisar Hasibuan
 

sourch: medanbisnis
Di IMF-WB, BI Sebut Indonesia Ideal untuk Kembangkan Fintech | Bang Naga | on Kamis, 11 Okt 2018 19:22 WIB  •  Dilihat 258 kali  •  | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Di IMF-WB, BI Sebut Indonesia Ideal untuk Kembangkan Fintech
Description: SumutKOTA.COM-Nusa Dua. Asia, termasuk Indonesia merupakan negara yang ideal untuk perkembangan teknologi finansial. Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menjelaskan Indonesia saat ini memiliki hampir seperempat dari jumlah penduduk yang menunggu terintegrasi teknologi baru.
Alamat: https://sumutkota.com/harian/news/online/read/2018/10/11/53956/di_imf_wb_bi_sebut_indonesia_ideal_untuk_kembangkan_fintech.html
Artikel Terkait
Rabu, 12 Jun 2019 18:23 WIB  ✱ 17,434 Kali
Sabtu, 15 Jun 2019 20:10 WIB  ✱ 13,787 Kali
Jumat, 14 Jun 2019 13:34 WIB  ✱ 12,291 Kali
Selasa, 18 Jun 2019 21:37 WIB  ✱ 12,217 Kali
Jumat, 21 Jun 2019 20:24 WIB  ✱ 8,082 Kali
Jumat, 21 Jun 2019 14:07 WIB  ✱ 7,841 Kali
Selasa, 11 Jun 2019 13:01 WIB  ✱ 4,695 Kali
Sabtu, 22 Jun 2019 16:52 WIB  ✱ 4,524 Kali
Selasa, 11 Jun 2019 15:42 WIB  ✱ 3,788 Kali
Sabtu, 22 Jun 2019 08:03 WIB  ✱ 3,726 Kali

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Bos Man United Tolak Neymar karena Gaji Tinggi dan Pogba
» Cak Imin Mendukung Rekonsiliasi Asal Jatah Tetap
» Deputi Gubernur Bank Sentral India Mengundurkan Diri
» Ma'ruf Amin Beri 'Sinyal' Hanif Kembali Jadi Menaker
» Torres Ingin Main dengan Gerrard Meski Satu Menit
» Ahmad Dhani Pastikan Memori Banding Selesai Pekan Ini
» Kemenag Minta Tambahan Anggaran Jadi Rp71,3 Triliun pada 2020

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds