DUA Kapolres Dicopot Kapolri dari Jabatannya karena Laporan Perempuan, Berikut Sosoknya

Sedang Trending 2 bulan yang lalu 26

TRIBUN-MEDAN.COM - Dilaporkan seorang perempuan, seorang Kapolres dicopot dari jabatannya.

Kali ini dialami oleh AKBP M Hassan yang dicopot dari jabatan Kapolres Batanghari, Jambi.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto menjelaskan bahwa AKBP M Hassan dilaporkan oleh seorang wanita karena menyalahgunakan rumah dinas kapolres untuk hal yang tak wajar.

Usai dicopot oleh Kapolri, kini AKBP M Hassan dimutasikan ke Yanma Polri.

Sebelumnya atas laporan tersebut, AKBP M Hassan telah menjalani sidang disiplin yang dilaksanakan oleh Polda Jambi.

"Yang bersangkutan sudah diberi hukuman disiplin, berupa teguran tertulis dan penundaan untuk mengikuti pendidikan," katanya, Senin (26/9/2022).

Menurut Kombes Pol Mulia Prianto, mutasi personel rersebut dilakukan dalam rangka kepentingan organisasi dan penyegaran serta tour of duty dan juga tour of area untuk pembinaan karier bagi para personel Polda Jambi.

Sebagai pengganti AKBP M Hassan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menunjuk AKBP Bambang Purwanto sebagai Kapolres Batanghari. 

Momen Haru

Sebelumnya, saat awal dilantik menjadi Kapolres Batanghari AKBP M Hassan tampak suasana haru.

AKBP M Hassan sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit II Harda, Ditreskrimum Polda Jambi.

AKBP M Hassan dipercaya untuk menggantikan AKBP Heru Ekwanto, yang kini menjabat sebagai Kabagada Rolog Polda Jambi.

Suasana haru dan menarik, sempat terjadi dalam acara pisah sambut yang berlangsung di lantai IV Mapolda Jambi.

Saat itu, AKBP M Hassan tak hanya menyampaikan pesan dan kesannya ke pada kepemimpinan Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, melainkan, ia juga turut membawa satu orang putrinya dan satu orang keponkannya dalam acara pisah sambut tersebut.

Secara khusus, AKBP M Hassan memperkenalkan putri dan keponakan perempuannya ke pada Kapolda Jambi serta Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi.

Usai memberi sambutan terkait jabatan barunya sebagai Kapolres Batanghari, AKBP M Hassan langsung memanggil putri dan keponakannya ke depan, tempat dia berbicara.

Saat itu, AKBP M Hassan menyampaikan bahwa putri dan keponakannya tersebut ialah hal yang paling berarti dalam hidupnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hassan juga sempat memperkenalkan satu orang putrinya dan satu orang keponakannya wanita ke pada Kapolda Jambi, dan Pejabat Utama Polda (PJU) Polda Jambi, saat acara pisah sambut.

"Mohon izin pak, ini merupakan dalih saya untuk berjuang pak," katanya sembari memegang pundak putri dan keponakannya.  Hal tersebut, sontak merespon para peserta yang ada di ruangan bertepuk tangan.

AKBP M Hassan sebelumnya pernah bertugas selama 5 tahun di Papua, ke mudian bertugas di Makassar, Medan, kemudian Setukpa hingga akhirnya bertugas di Jambi.

***

Kasus Lainnya; Kapolres Dicopot Usai Dilaporkan Istri

Beberapa waktu lalu, AKBP Abdul Ghafur pernah merasakan pahitnya dicopot dari jabatan kapolres usai dilaporkan seorang wanita yang tak lain ialah istrinya sendiri.

Kala itu, dia menjabat sebagai Kapolres Maluku Tengah, Polda Maluku.

AKBP Abdul Ghafur formal dicopot sebagai kapolres berdasarkan hasil sidang kode etik di Propam Polda Maluku.

Sidang kode etik itu digelar setelah istri AKBP Abdul Ghafur melaporkan suaminya yang kedapatan berfoto mesra dengan seorang Polwan, OJM, yang merupakan anak buah Abdul Ghafur.

Dikutip dari TribunAmbon, sidang kode etik menyatakan apa yang dilakukan oleh AKBP Abdul Ghafur sebagai sebuah pelanggaran atau penyimpangan.

Pencopotan Abdul Ghafur dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Denny Abraham.

"Iya sementara dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Maluku Tengah karena kasus penyimpangan,"ujar Abraham saat dikonfirmasi TribunAmbon.com, Rabu (29/6/2022).

Selain AKBP Abdul Ghafur, Polwan OJM yang berpangkat Bripka juga diperiksa dalam sidang kode etik.

"Sudah sidang ya. Putusannya dia (AKBP Abdul Ghafur,-red) ditarik ke Mapolda, sedangkan anggotanya berpangkat Bripka itu sementara tetap pemeriksaan," ujarnya.

Profil AKBP Abdul Ghafur

AKBP Abdul Gofur AKBP Abdul Ghafur, Kapolres Maluku Tengah yang dicopot dari jabatannya karena foto mesra dengan seorang Polwan.

AKBP Abdul Ghafur menjabat sebagai Kapolres Maluku Tengah sejak 7 Februari lalu.

Dengan demikian, Abdul Ghafur baru menjabat Kapolres Maluku Tengah selama lima bulan.

Dikutip dari tribratanews.maluku.polri.go.id, Senin (4/7/2022), Abdul Ghafur ditunjuk sebagai Kapolres Maluku Tengah melalui Surat telegram Kapolri nomor ST/165-166/I/KEP./2022 tanggal 24 Januari 2022.

AKBP Abdul Ghafur menjabat sebagai Kapolres Maluku tengah menggantikan AKBP Rositah Umasugi yang diberi posisi baru sebagai Wakil Direktur Binmas Polda Maluku.

Sebelum menjabat sebagai Kapolres Maluku Tengah, AKBP Abdul Ghafur menjabat sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Maluku.

Bukan kasus perselingkuhan

Polda Maluku menegaskan pencopotan AKBP Abdul Ghafur dari posisi Kapolres Maluku Tengah bukan karena kasus perselingkuhan melainkan karena perbuatan tercela.

"Saya penjelasan lagi ya, ini bukan kasus perselingkuhan, tapi perbuatan tercela yang tak patut sebagai atasan," kata Plh Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Denny Abraham dilansir Antara, Rabu (29/6/2022).

Perbuatan tercela yang dimaksud merupakan sesuai dengan apa yang dilaporkan istri AKBP Abdul Ghafur.

"Seperti tak lezat emosi oleh istrinya, makanya langsung dilaporkan ke Propam seperti itu. Kalau bicara kasus selingkuh harus ada pembuktian hukum," kata Denny.

(*/Sumutkota.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Kapolres Dicopot Gegara Laporan Perempuan Kembali Terjadi, Kali Ini Dialami AKBP M Hassan,

Saksikan Video DUA Kapolres Dicopot Kapolri dari Jabatannya karena Laporan Perempuan, Berikut Sosoknya Selengkapnya di bawah ini:
Please Subscribe our channel