Dilarang Pakai Ban Lengan OneLove di Piala Dunia 2022, Harry Kane Pakai Jam Tangan dengan Kilatan Pelangi

Sedang Trending 1 hari yang lalu 20
Jumat, 25 November 2022 16:56 WIB
Harru Kane menggunakan jam tangan bermotif pelangi dari Insane Luxury Life. Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Harry Kane dan enam kapten Piala Dunia 2022 lainnya dilarang mengenakan prohibition lengan OneLove selama bertanding di Qatar. Penyerang Tottenham Hotspur itu pun bereaksi dengan cara lain untuk bisa tetap menyampaikan pesan inkusi dan keragaman. 

Kane, 29 tahun, ingin memakai prohibition lengan OneLove itu dalam pertandingan pembuka Piala Dunia, saat Inggris menghadapi Iran. Namun, FIFA mengancam akan mengambil tindakan untuk kapten Inggris dan dari tim lain jika tetap melakukan protes pelarangan hubungan sesama jenis di Qatar. 

Tuan rumah Piala Dunia yang kontroversial juga tidak mengizinkan promosi hubungan sesama jenis dan telah mencoba melakukan sensor warna pelangi sepanjang turnamen, meskipun telah berjanji untuk tidak melakukannya. Bendera pelangi adalah simbol internasional komunitas LGBT+.

One Love armbands. REUTERS/Staff

Merespons keputusan FIFA yang menggagalkan kampanye OneLove itu, Kane muncul dengan mengenakan jam tangan Rolex Daytona senilai 535 ribu lb sterling (sekitar Rp 10,2 miliar), perhiasan dengan warna pelangi dan dikenakan oleh Stormzy di BRIT Awards 2020. 

Arloji Kane itu tidak mendapatkan sorotan hingga akun Instagram 'Insane Luxury Life" memposting gambar penyerang Tottenham yang tengah memakainya sebelum pertandingan melawan Iran yang berakhir dengan kemenangan 6-2. Dikatakan bahwa perhiasan itu adalah "Salah satu perhiasan yang paling dicari di pasar". 

Itu adalah arloji rose-gold 18k dengan menampilkan 36 safir pelangi pada bezel, 56 berlian pada kasing, dan 11 safir berwarna pelangi sebagai penanda jam. 

Jam tangan itu pertama kali dirilis pada 2012 dalam emas putih 18k dan sisir kuning 18k tetapi "tidak terlalu dihargai di pasar". Diklaim harga eceran ham tangan ini adalah 112.231 lb sterling, tetapi harga pasar saat ini adalah 535.000 lb sterling. 

Jam tangan Kane adalah protes terbaru atas keinginan Qatar menghilangkan warna pelangi dari Piala Dunia yang sedang berlangsung. 

Baca Juga: Piala Dunia 2022: Harry Kane dan 6 Kapten Tim Lain Batal Pakai Ban 'One Love'


Sejumlah tindakan tuan rumah dan FIFA menghilangkan warna pelangi di Piala Dunia 2022

- Topi ember pelangi yang dipakai sekelompok pendukung Wales disita menjelang pertandingan tim tersebut melawan Amerika Serikat pada Senin, 21 November 2022. Sementara, seorang jurnalis Amerika Serikat sempat dilarang masuk ke lapangan karena mengenakan kaus yang ada warna pelanginya.

- Seorang jurnalis Denmark dihadang polisi dan kameranya dirusak, sementara seorang jurnalis lainnya digiring polisi karena mengenakan prohibition lengan OneLove selama siaran langsung. FIFA memperingatkan Qatar untuk menepati janji mereka untuk memastikan penggemar LGBT+ dapat menghadiri Piala Dunia, tetapi mereka juga telah membatalkan banyak protes dalam beberapa hari terakhir.

- Memblokir kampanye OneLove menjadi contoh tindakan paling menonjol yang dilakukan tuan rumah. Namun, FIFA juga memberi tahu Belgia bahwa mereka tidak dapat mengenakan seragam tandang mereka karena mengandung kata "Love" di kerahnya. Ini diklaim karena merupakan referensi komersial untuk festival musik.

Respons negara-negara menanggapi tindakan keras Qatar dan FIFA terhadap simbol LGBT+

- Para pemain Jerman menutupi mulut mereka untuk foto tim mereka menjelang kekalahan 2-1 dari Jepang pada Rabu, 23 November 2022.

- Timnas Wales memasang bendera pelangi di markas mereka

MIRROR

Baca Juga: Harry Kane Dipastikan Bisa Tampil di Laga Kedua Piala Dunia 2022






29 menit lalu

Metro Man Asal Kenya Jadi Favorit Penggemar di Piala Dunia 2022

Pemuda dari Kenya menjadi favorit penggemar di Piala Dunia 2022 karena metode kreatifnya dalam mengarahkan orang ke stasiun kereta bawah tanah.


57 menit lalu

Profil Tite, Pelatih Timnas Brasil yang Kunjungi Masjid Sebelum Laga Brasil Vs Serbia di Piala Dunia 2022

Pelatih Timnas Brasil, Adenor Leonardo Bacchi alis Tite menyempatkan diri berdoa di sebuah masjid di Kota Doha, Qatar. Ini profilnya yang unik.


1 jam lalu

Nyaris Absen di Piala Dunia 2022 karena Cedera, Richarlison Bikin 2 Gol Bawa Brasil Kalahkan Serbia

Richarlison sempat khawatir tidak terpilih masuk skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2022, karena sempat mengalami cedera pada pertengahan Oktober.


2 jam lalu

Jadwal Argentina vs Meksiko di Matchday Kedua Piala Dunia 2022: Saatnya Messi Cs Bangkit

Jadwal Piala Dunia 2022 pada matchday kedua antara lain akan menampilkan laga Argentina vs Meksiko.


2 jam lalu

Ron Vlaar Hadiri Nobar Piala Dunia 2022 Belanda vs Ekuador di GBK, Ini Prediksinya

Legenda Timnas Belanda, Ron Vlaar, menilai skuad yang dibawa Louis van Gaal ke Piala Dunia 2022 berisi para pemain berkualitas.


2 jam lalu

Segini Harga Rolls-Royce Phantom Hadiah Timnas Arab Saudi

Rolls-Royce Phantom hadiah bagi Timnas Arab Saudi dipasangi transmisi otomatis dengan 8 percepatan yang bisa digeber maksimal 249 km/jam.


2 jam lalu

Sejarah Terbentuknya Gereja Maradona, Begini Ritual dan Bacaan Doanya

Seperti agama, penyembah Maradona punya ritual terhadap sang Tuhan. Inilah ibadah, doa, perintah dan larangan di Gereja Maradona


4 jam lalu

Dani Alves: Lionel Messi dan Neymar Lebih Besar daripada Kylian Mbappe

Dani Alves menilai Kylian Mbappe bisa memanfaatkan waktu bermain bersama Neymar dan Lionel Messi. Kritik terlontar di tengah gelaran Piala Dunia 2022.


4 jam lalu

Ketika Para Pemain Portugal Menunjukkan Kesetiaan pada Cristiano Ronaldo

Disingkirkan oleh Manchester United, diskors oleh FA, Cristiano Ronaldo menjawab semuanya dengan memecahkan rekor di Piala Dunia 2022


5 jam lalu

Warga Qatar Memakai Ban Lengan Pro-Palestina saat Menonton Piala Dunia 2022

Warga Qatar mengenakan prohibition lengan dengan desain syal keffiyeh hitam-putih yang identik dengan perjuangan Palestina.


Saksikan Video Dilarang Pakai Ban Lengan OneLove di Piala Dunia 2022, Harry Kane Pakai Jam Tangan dengan Kilatan Pelangi Selengkapnya di bawah ini:
Please Subscribe our channel