Ya Ampun, Malu-malui Aja Nih, Dua Wanita Saling Jambak Gegara ‘Buaya Darat’

Sedang Trending 2 hari yang lalu 12

TRIBUN-MEDAN.COM,SIANTAR- Dua wanita di Kota Siantar saling jambak gegara berebut ‘buaya darat’.

Akibat saling jambak berebut buaya darat ini, keduanya saling lapor polisi.

Adapun dua wanita yang saling jambak berebut buaya darat ini merupakan Rahmi Fitri Ulaiya (22) dan Pitriani Napitupulu (24).

Baca juga: VIRAL Dua Bocah Perempuan di Kota Binjai Terekam Saling Jambak, Bermula dari Postingan Facebook

Keduanya tinggal di kos-kosan yang sama di Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Siantar.

Setelah kejadian, Rahmi melapor ke Polres Siantar, sementara Pitriani melapor ke Polsek Siantar Martoba.

Menurut Rahmi, dirinya dikeroyok oleh Pitriani dan seorang temannya pada Rabu (21/9/22) pagi.  Rahmi mengalami luka lebam ditubuhnya, dan jari kaki mengalami pendaran setelah terkena pecahan kaca.

Baca juga: DUH, Dua Bocil Perempuan di Kota Binjai Terekam Saling Jambak dan Tendang Gegara Ini

"Pipi, lengan tangan sebelah kiri, dan kaki luka lebam. Saya dipukul, dicakar, dilempar sendal dan ditampar," papar korban, Kamis (22/9/22) seraya menunjukkan laporan polisinya dengan Nomor: STTLP/B/543/lX/2022/SPKT/RES P.SIANTAR/SUMUT. Tentang peristiwa pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 170 subs 351 KUHP.

Dijelaskan Rahmi, penganiayaan yang dialami berawal dari hubungan asmara.

Baik Rahmi ataupun Pitriani sama-sama menjalin hubungan dengan seorang lelaki berinisial CA.

CA sebelumnya ialah pacar dari Pitriani dan mengaku sudah putus. 

Selanjutnya CA memacari Rahmi, sehingga hubungan tersebut kemudian menjadi pemicu pertikaian kedua gadis tersebut. 

Baca juga: Berkelahi Saling Jambak Gara-gara Goyangkan Bokong, Ibu dan 2 Putrinya Jadi Pesakitan di PN Medan

“Mungkin panas lah. Makannya dia dendam, baru ngajak kawannya untuk ngeroyok aku. Kami saat itu lagi di kos berdua dengan kawan ku, Bunga. Pintu kos saat itu tak terkunci dan mereka (Pitriani dan temannya) langsung masuk. Yasudah saya dipukuli dan dicakar,” kata Rahmi. 

Sementara itu, Pitriyani Napitupulu menyampaikan dirinya juga mendapat serangan dari Rahmi Fitri Uliya.

Padahal dia sendiri datang ke kos mau bicara secara baik-baik. 

"Kami sempat bicara baik-baik. Tapi dia langsung emosi. Sewaktu di kos itu, RFU menjambak rambut ku dan mencakar. Aku terpancing emosi makanya kami jadi berkelahi," terangnya usai lakukan laporan di Polsek Martoba pada Kamis (22/9/2022).

Baca juga: Viral di Media Sosial Aksi Saling Pukul Antara Suami, Istri, Ibu Mertua, dan Pelakor di Jalanan

Usai peristiwa itu, Pitriyani mengaku bahwa dirinya dengan Rahmi sempat saling meminta maaf.

 Namun selang beberapa waktu, Rahmi malah membikin laporan pengaduan ke Polisi. 

Pitriani yang merasa dibohongi kemudian membikin laporan yang sama. Ia membikin laporan ke Polsek Siantar Martoba. Laporannya diterima dengan nomor LP/109/IX/2022/SU/STR Sek Str Martoba tertanggal 22 September 2022.

Baca juga: Gara-gara Beda Pilihan Calon Bupati Simalungun, Pendukung Radiapoh dan Anton Saragih Saling Pukul

Terpisah, Kanit Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Siantar, Aiptu Sarmail Bahagia Purba membenarkan Rahmi telah membikin pengaduan. Bahkan, korban sudah melakukan visum. 

"Sudah kita terima laporan korban. Kasusnya kita proses," terangnya.(tribun-medan.com)