VIRAL Pimpinan DPRD Suruh Sopir Truk Berguling-guling di Aspal Gegara Hal Ini: Saya Mohon Maaf

Sedang Trending 3 hari yang lalu 11

TRIBUN-MEDAN.com - Viral di media sosial, pimpinan DPRD Depok menyuruh sopir truk untuk push up dan berguling-guling di aspal. 

Aksinya itu pun terekam kamera penduduk dan tersebar di media sosial. 

Pimpinan DPRD tampak arogan itu bernama Tajudin Tabri. Ia merupakan Wakil Ketua DPRD Depok dari Fraksi Golkar.

Kini Tabri meminta maaf terkait viral videonya yang menyuruh seorang sopir truk berguling dan push up di Jalan Raya Kerukut, Limo, Kota Depok.

Sebelumnya diberitakan, Tajudin mengamuk dan menyuruh seorang sopir truk push up dan berguling-guling di jalanan, usai menabrak pagar pembatas pipa gas di letak kejadian.

Video ia mengamuk pun beredar luas di media sosial dan viral.

Warganet menilai bahwa hukuman sosial yang diberikan ini terlalu berlebihan.

Pasalnya, Tajudin juga nampak seperti menginjak bagian pundak sopir truk tersebut, meskipun ia telah membantah tak menginjaknya.

"Iya tadi saya sudah sampaikan itu, tapi intinya ya kan kita ini ada rasa kalau memang salah saya sudah menyampaikan permohonan maaf," jelas Tajudin saat konferensi pers, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Kemesraan BCL dan Ariel NOAH di Singapura, Denny Darko Beberkan Akhir Manis Hubungan Keduanya

Baca juga: Livy Renata Bandingkan Sikap Atta Halilintar dan Verrel Bramasta Saat Ia Peluk, Baru Tahu Hal Ini

Ditanya menyoal kemungkinan tindakannya mengarah pidana, ia berujar bahwa segala persoalan dapat dimediasikan.

"Segala sesuatunya kan dapat dimediasikan gak tiba-tiba persoalan gini langsung ditindak hukum," ucapnya.

"Kecuali saya arogan dan tak ada upaya untuk mediasi, tak ada upaya untuk menemui pihak tol. Tadi pun dia menerima (permintaan maaf)," sambung Tajudin.

Sebelumnya diberitakan, awal kejadian ini bermula ketika Tajudin mengaku mendapat telpon dari masyarakat sekeliling ihwal truk yang melintas di Jalan Raya Kerukut, Limo, dan muatannya mengenai pagar pembatas pipa gas yang ada di lokasi.

Ia berujar, kejadian ini telah berulang dan merupakan yang kali ketiga.

"Saya mengklarifikasi kejadian tadi karena memang viral ya, saya secara pribadi terutama kejadian itu karena di luar batas kemampuan atau kontrol saya," jelas Tajudin.

"Kenapa demikian, karena ini kejadian sudah yang ketiga kali. Ketika kejadian kedua saya juga turun (ke lokasi)," sambungnya lagi.

Saat kejadian yang kedua, Tajudin mengatakan dirinya sudah menegur sopir truk yang melintas dan muatannya merusak pagar atas pembatas pipa gas.

Bahkan, sopir truk pada kejadian kedua itu telah membikin surat pernyataan agar tak lagi melintas dengan muatan yang berlebih.

"Pada kejadian kedua saya ada grup whatsapp, di situ penduduk tiba bilang ini kerjaan majelis ngapain aja, tiba kejadian dua kali. Padahal ini kan bukan tupoksi saya," bebenya.

"Tapi karena saya juga berasa terusik, akhirnya saya turun dan diperbaiki lah dengan surat pernyataan mereka tak akan mengulangi lagi," timpal Tajudin.

Buntut dari peristiwa itu terjadi siang tadi, dimana ada sopir truk yang kembali melintas dan muatannya mengenai pagar pembatas pipa gas.

"Nah tadi kebetulan saya baru dinas dari Tangerang Selatan, tiba-tiba ditelpon lagi saya oleh penduduk masyarakat sekeliling situ. Karena gak ada yang berani menegur kepada pihak sopir itu," katanya.

Ia pun kembali turun ke lokasi, dan mengakui menghukum sopir truk tersebut dengan langkah push up dan berguling-guling di jalan

"Akhirnya saya spontan pada kejadian yang ketiga ini, saya memuncak emosinya. Tapi saya minta maaf tadi sudah ketemu juga dengan pihak tol, mediasi," ujarnya.

Tajudin menuturkan, apa yang ia lakukan didasari dari kejadian yang berulang-ulang.

"Sekali lagi saya didasari pada kejadian yang berulang-ulang, kalau baru sekali saya gak akan seperti itu," pungkasnya.

Baca juga: Pengakuan Nathalie Holscher Dapat Hidayah Sampai Pilih Mualaf: Suara Baca Syahadat

Baca juga: Viral Aksi Arogan Diduga Anggota Dewan Hukum Sopir Truk, Push Up dan Pijak Pundak Korban

(*)

Berita sudah tayang di tribun-jakarta.com