TOTAL 7 Pelanggaran Berat Ferdy Sambo hingga Dipecat Tak Hormat, Tak Ada Bintang Lagi

Sedang Trending 5 hari yang lalu 79

TRIBUN-MEDAN.com - Total terhitung ada tujuh pelanggaran etik Polri yang dilakukan Ferdy Sambo pada kasus pembunuhan Brigadir J.

Ferdy Sambo tak lagi mempunyai bintang di pundaknya. Kini terancam hukuman mati. 

Baca juga: Pergoki Krisdayanti Lakukan Hal Ini di Toilet, Tangis Anang Hermansyah Pecah Seketika, Ada Apa?

Baca juga: Heboh Isu Ritual Mistik dan Pesugihan Roro Fitria, Terungkap 7 Pabrik Uangnya Selama Ini

Hal ini membikin upaya banding dirinya dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) ditolak.

Dengan demikian, Ferdy Sambo tetap pemberhentian tak dengan hormat (PTDH) dari institusi Polri.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menolak permohonan banding eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo terkait pemecatan sebagai personil Polri.


Seperti diketahui, sidang banding Ferdy Sambo digelar Senin (19/9/2022) hari ini di TNCC Divisi Propam Polri.

Kolase Foto Ferdy Sambo Ikuti Sidang PTDH Kolase Foto Ferdy Sambo Ikuti Sidang PTDH (Ho/ Tribun-Medan.com)

Irjen Ferdy Sambo tetap diberhentikan secara tak hormat (PTDH) atau dipecat sesuai keputusan sidang etik Polri.

Keputusan pemecatan itu disampaikan oleh Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Agung Budi Maryoto sebagai ketua sidang.

"Memutuskan permohonan banding dari pemohon banding Ferdy Sambo Irjen Pol dengan nomor NRP 73020260 jabatan pati Yanma Polri menolak permohonan pemohon banding," kata Agung, Senin (19/9/2022) dilansir Tribunnews.

Adapun permohonan banding Ferdy Sambo ini ialah langkah hukum terakhir yang dapat dilakukannya terkait keputusan sidang etik.

Baca juga: Alleia Tahu Ariel Noah Disukai Banyak Perempuan Cantik, Tak Marah Malah Bersyukur

Baca juga: Kamaruddin Tetap Berjuang, Jawab Soal Kabar Dirinya Menyerah: Orangtua Brigadir J yang Sempat Jenuh


Berikut tujuh pelanggaran etik yang dilakukan Ferdy Sambo:

1. Pasal 13 ayat 1 PP No 1 Tahun 2003 Jo Pasal 5 ayat 1 huruf B Perpol 7 Tahun 2022

Baca juga: Terungkap Alasan Wanita Inggris Tak Mau Pakai Celana Dalam Ini, Begini Kata Sejarawan, Turun-temurun

Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji personil Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri dalam etika kelembagaan wajib menjaga dan meningkatkan citra, soliditas, kredibilitas, reputasi, dan kehormatan.

2. Pasal 13 ayat 1 PP 1 Tahun 2003 Jo Pasal 8 huruf C Perpol 7 Tahun 2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji personil Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri dalam etika kepbribadian wajib jujur, bertanggung jawab, disiplin, adil, peduli, tegas, dan humanis.

3. Pasal 13 ayat 1 PP 1 Tahun 2003 juncto Pasal 8 huruf C nomor 1 Perpol 7 Tahun 2002

Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji personil Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri dalam etika kepribadian wajib mentaati dan menghormati kebiasaan hukum.

4. Pasal 13 ayat 1 PP 1 Tahun 2003 Jo Pasal 10 ayat 1 huruf F Perpol 7 Tahun 2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji personil Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri dalam etika kelembagaan dilarang melakukan permufakatan pelanggaran kepp, atau disiplin atau tindak pidana.

5. Pasal 13 ayat 1 PP 1 Tahun 2003 Jo Pasal 11 ayat 1 huruf A Perpol 7 Tahun 2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji personil Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat polri sebagai atasan dilarang berikan perintah yang bertentangan dengan kebiasaan hukum, agama dan kesusilaan.

6. Pasal 13 ayat 1 PP 1 Tahun 2003 juncto Pasal 11 ayat 1 huruf B Perpol 7 Tahun 2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji personil Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri yang berkekedudukan sebagai atasan dilarang menggunakan wewenangnya secara tak bertanggung jawab.

7. Pasal 13 ayat 1 PP 1 Tahun 2003 juncto Pasal 13 huruf M Perpol 7 Tahun 2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI dapat diberhentikan tak hormat dari dinas Polri karena melanggar sumpah atau janji personil Polri, sumpah atau janji jabatan, dan atau kode etik Polri juncto setiap pejabat Polri, dalam etika kepribadian dilarang melakukan tindakan kekerasan, berperilaku kasar, dan tak patut.

Ferdy Sambo Dipecat, Tak Ada Upacara atau Seremonial Polri

Ferdy Sambo Resmi Dipecat, Sidang Banding Ditolak Ferdy Sambo Resmi Dipecat, Sidang Banding Ditolak (Ho/ Tribun-Medan.com)

Polri menegaskan tak ada upacara atau seremonial PTDH Irjen Ferdy Sambo sebagai personil Polri.

Hal terseut disampaikan oleh Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2022).

"Nggak ada (seremonial), sudah diserahkan berarti sudah diberhentikan tak dengan hormat," kata Dedi, sebagaimana dilansir Tribunnews sebelumnya.

Sebagai perwakilan bentuk seremonial, Dedi mengatakan, Polri nantinya hanya akan melakukan penyerahan berkas administrasi PTDH kepada Ferdy Sambo.

"Serahkan saja sudah bentuk seremonial itu," pungkasnya.

(*/Tribun-Medan.com) 

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul 7 Pelanggaran Berat Ferdy Sambo hingga Resmi Dipecat Tidak Hormat: Karir Sambo Habis Sudah