Presiden Iran Respons Soal Mahsa Amini yang Tewas saat Diamankan Polisi, AS Ikut Jatuhkan Sanksi

Sedang Trending 1 hari yang lalu 32

TRIBUN-MEDAN.COM - Presiden Iran Ebrahim Raisi merespons soal Kematian Mahsa Amini yang memicu gelombang protes penduduk Iran.

Iran Ebrahim Raisi berjanji akan melakukan penyelidikan tentang penyebab kematian Amini.

Dikabarkan sebelumnya, Mahsa Amini diduga tewas dianiaya saat diamankan oleh polisi moral Iran.

Ia dianggap tak memakai jilbab sesuai aturan yang berlaku.

Di sela-sela sidang umum PBB Kamis (22/9), Raisi mengaku telah menghubungi keluarga Amini.

Kepada mereka, Raisi meyakinkan bahwa pemerintah Iran akan melakukan penyelidikan dan memastikan akan mengadili pihak yang bersalah.

Ia menegaskan Iran melindungi hak-hak setiap penduduk negaranya.

Raisi menekankan, tak ada aktivitas penganiayaan yang dilakukan petugas kepada wanita berusia 22 tahun itu.

Namun pernyataan ini ditolak oleh pengunjuk rasa.

Sementara itu, beberapa jam setelah Amerika Serikat (AS) menjatuhkan hukuman pada unit polisi moral Iran, Raisi menuduh Barat melakukan "standar ganda".

Ia mengungkit pembunuhan oleh polisi di AS dan menawarkan statistik tentang kematian wanita di Inggris.

Terkait aktivitas pembatasan media sosial di Iran, Raisi enggan untuk berkomentar.(*)