Istighosah Saga di Cianjur, Gus Nahib: Cianjur Punya Budaya Ngaos yang Mengakar

Sedang Trending 1 hari yang lalu 21

Kegiatan Istighosah Akbar dan Sholawat Akbar di Pondok Pesantren At-Taufiq Al-Istiqlaal, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022).

Foto: Dok. Web

Gus Nahib mengutarakan tiga harapannya dalam istighosah ini.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR -- Ketua Umum DPP Sahabat Ganjar, Gus Nahib Sodik hadir pada kegiatan Istighosah Akbar dan Sholawat Akbar untuk Ganjar Pranowo 2024 yang berlangsung di Pondok Pesantren At-Taufiq Al-Istiqlaal, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022).

"Kabupaten Cianjur ini terkenal dengan istilah Ngaos yang mempunyai makna kental akan tradisi mengaji," kata Gus Nahib.

"Latar belakang terbentuknya Cianjur ini juga lekat dengan para ulama dan para santri yang pada era dulu sangat getol untuk mengembangkan syiar Islam," ujar Gus Nahib menambahkan.

Kegiatan yang berlangsung pukul 20.00 WIB ini dibuka dengan penampilan hadroh dari Tim Nurul Qaromah Al-Musri dan dilanjutkan lantunan Ayat Suci Al-Qur'an yang dibacakan oleh Ustadz Asep Murtado.

Setelah itu, seluruh peserta menyanyikan Lagu Indonesia Raya dengan khikmat dan menghayati setiap lirik pada Lagu Kebangsaan Indonesia tersebut.

Kegiatan Istighosah kali ini turut dihadiri oleh Ketua DPC Kabupaten Cianjur, Iwan Hermawan serta Pengasuh Pondok Pesantren At-Taufiq Al-Istiqlaal Haji Moh Romli.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan Tausiyah yang dilakukan oleh KH. Nanang Muhyidin.

Acara puncak tiba, ribuan peserta Istighosah melantunkan Sholawat dan Pujian untuk Baginda Nabi Muhammad SAW yang dipimpin oleh Ustadz Yusup Supriadi yang dilanjutkan dengan Doa Bersama yang dipimpin oleh Ustadz Wawan.

Diakhir acara, Gus Nahib mengungkapkan asa terbesarnya seusai kegiatan Istighosah Cianjur ini.

"Pertama, saya harapkan seluruh diberikan kesehatan dan umur panjang oleh Allah SWT. Kedua, kita dapat rukun kepada kerabat serta saudara, menjaga silaturahim juga hal yang penting. Terakhir, kita doakan Pak Ganjar Pranowo agar menjadi Presiden pada 2024 mendatang," kata Gus Nahib.

Pada waktu bersamaan, Ketua DPC Cianjur, Iwan Hermawan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara Istighosah Akbar kali ini.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Haji Moh Romli beserta pengasuh lainnya yang sudah membantu mensukseskan kegiatan Istighosah malam ini. Serta, Gus Nahib selaku Ketua Umum Sahabat Ganjar yang turut hadir pada kegiatan malam ini," kata Iwan.

"Mari kita doa dan berjuang bersama, agar Ganjar Pranowo ialah sosok yang menjadi Presiden kita di 2024 mendatang," ujar Iwan.

Elektabilitas Ganjar sendiri dalam sejumlah survei bursa calon presiden (capres) kerapa menempati posisi atas. Terbaru, lembaga Survei Charta Politika Indonesia merilis survei terbaru pada Kamis (22/9/2022) yang mana elektabilitas calon presiden (capres) Ganjar Pranowo mengungguli Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan, dalam simulasi tiga nama, elektabilitas Ganjar berada di nomor 37,5 persen. Sementara di bawahnya Prabowo Subianto mendapat 30,5 persen dan terakhir Anies Baswedan 25,2 persen.

"Sampai dengan periode survei dilakukan, Ganjar Pranowo menjadi pilihan tertinggi publik sebagai calon presiden," kata dia seperti dilansir dari Antara.

Selain simulasi tiga nama, nama Ganjar juga berada di urutan teratas dalam simulasi 10 nama. Elektabilitas Ganjar terpaut jauh di nomor 31,3 persen, disusul Prabowo dengan perolehan 24,4 persen dan Anies 20,6 persen.

sumber : Antara