Empat Makanan Ini Ternyata Aman Dikonsumsi untuk Kelola Kolesterol

Sedang Trending 1 hari yang lalu 27

Empat makanan ini kondusif untuk kolesterol apabila dimakan dengan langkah yang benar.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Memiliki kolesterol tinggi terkait dengan banyak risiko kesehatan, termasuk penyakit jantung. Penderitanya kerap diminta menghindari golongan makanan tertentu.

Jika mencoba menurunkan kolesterol, American Heart Association (AHA) merekomendasikan agar konsentrasi pada dua nutrisi merupakan lemak jenuh dan lemak trans. AHA merekomendasikan untuk menjaga asupan lemak jenuh tak lebih dari enam persen dari total kalori harian. Kemudian hanya makan sesedikit mungkin lemak trans

Namun, rekomendasi diet AHA tak mengatakan harus menghindari diet kolesterol. Belum ada cukup bukti penelitian untuk mendukung klaim bahwa kolesterol makanan meningkatkan kadar kolesterol "jahat".

Pedoman Diet 2015-2020 untuk orang Amerika menghapus rekomendasi bahwa orang membatasi asupan kolesterol makanan mereka hingga 300 miligram per hari. Berikut empat makanan yang mungkin akan membikin terkejut setelah mengetahui bahwa makanan ini kondusif mengelola kolesterol, seperti dikutip dari VerywellHealth, Sabtu (24/9/2022).

1. Telur

Semakin banyak bukti menunjukkan bahwa telur mungkin menjadi bagian dari pola diet jantung sehat bahkan pada orang yang berisiko terkena penyakit kardiovaskular.

Menurut sebuah studi tahun 2022, makan telur utuh dalam kombinasi dengan pola makan nabati mungkin lebih sehat daripada mengandalkan pengganti telur. Ini karena dampak positif pada lipid plasma, karotenoid antioksidan, dan kolin.

Makan sarapan telur dikaitkan dengan kolesterol HDL ("baik") yang lebih tinggi dibandingkan dengan makan pengganti telur. Para peneliti tak memandang perbedaan dalam kolesterol LDL ("jahat") peserta, trigliserida, gula darah (glukosa), insulin, atau tingkat tekanan darah.

2. Keju

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa makan keju dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah, termasuk strok. Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa makan keju sebagai pengganti mentega mungkin telah menurunkan kolesterol "jahat" LDL, meskipun kedua makanan tersebut merupakan sumber lemak jenuh.

Dalam jumlah sedang, menghitung satu porsi keju sebagai sajian susu dapat menjadi bagian dari diet jantung sehat, terutama kalau mempunyai kandungan natrium yang lebih rendah (seperti mozzarella).

3. Daging sapi

Penelitian telah menemukan bahwa ketika orang memasukkan potongan daging sapi tanpa lemak dalam porsi yang pas dalam diet seimbang mereka secara keseluruhan, tampaknya tak mempunyai dampak negatif pada kesehatan jantung mereka.

Dalam sebuah studi 2012, para peneliti menemukan bahwa orang mempertahankan kadar kolesterol darah yang sehat saat mengonsumsi makanan yang kaya akan sayuran, buah-buahan, biji-bijian, kacang-kacangan, dan kacang-kacangan, dengan daging sapi tanpa lemak sebagai sumber protein utama.

4. Udang

Meskipun udang tinggi kolesterol, udang tak mengandung lemak jenuh, setidaknya, kalau dimakan polosan. Selama tak digoreng atau dimasak dengan mentega dalam jumlah besar, udang dapat menjadi bagian dari diet jantung sehat.

Faktanya, AHA memasukkan udang sebagai makanan yang dapat dimasukkan orang untuk mendukung kadar kolesterol yang sehat. Cobalah membikin udang bagian dari makanan yang seimbang, seperti tumis sayuran dengan banyak rempah-rempah dan rempah-rempah atau dengan minyak oliva pada salad segar.

Cara Lain untuk Menurunkan Kolesterol

Perubahan pola makan hanyalah salah satu bagian dari mencegah kolesterol tinggi atau mengelolanya. Melakukan aktivitas fisik, berhenti merokok, dan mempertahankan berat badan optimal merupakan kebiasaan sehat jantung yang dapat diupayakan.