Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2021
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

1500 KTP Tolak Tambang PT DPM Diyakini Bodong | Berita Dairi Hari ini Senin 6 Desember 2021

Oleh : S.Simanjuntak on pada 2 minggu lalu |

1500 KTP Tolak Tambang PT DPM Diyakini Bodong  | Berita Dairi Hari ini Senin 6 Desember 2021

Sidikalang- SUMUTkota.com : Polemik aksi menerima dan menilak hadirnya perusaghaan tambang di Parongil, Dairi Sumatera Utara terus berlanjut. Kini muncul isu sebanyak 1500 KTP warga setempat yang diduga bodong dijadikan bahan sebagai alasan seakan akan warga setempat menolak hadirnya PT DPM. Isu itu akhirnya dipermasalahkan pemangku hak ulayat setempat, sejumlah OKP dan LSM.

Sejumlah pemangku Hak Ulayat, gabungan OKP, LSM dan KNPI termasuk tokoh perempuan yang tergabung dalam Forum Masyarakat Lingkar Tambang mendatangi kantor Kecamatan Silimapunggapungga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, di Parongil, Rabu, (17/11/2021) bertemu Camat Silima Punggapungga mempertanyakan isu tersebut untuk mencari kepastian.

Bukan hanya itu Kedatangan mereka juga  mempertanyakan eksistensi dan legalitas Yayasan Diakonia Pelangi Kasih (YDPK)

Dalam pertemuan itu warga dengan tegas menyampaikan keresahan soal penggunaan KTP untuk tujuan penolakan tambang dan investasi.  Mereka juga mendesak pemerintah agar segera memanggil,  mempertanyakan dan bertindak tegas atas keberadaan YDPK .

“Keberadaan YDPK saat ini telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Setahu kami YDPK adalah sebuah lembaga misi pelayanan gereja, namum fakta berbeda. Mereka kok urus yang lain, lingkungan dengan tujuan menolak tambang. Padahal kami, 90 persen warga lingkar tambang sangat mendukung investasi PT DPM,” ujar Pemangku Hak Ulayat Marga Cibro, Syahbin Cibro.    

Syahbin menambahkan telah mengkonfirmasi isu soal KTP kepada menagemen PT DPM. Dan perusahaan mengatakan bahwa hal itu benar, namum masih perlu ditelisik lagi. Syahbin menyebutkan sangat tidak terima jika pencatutan KTP warga dijadikan sebagai tameng agar menolak tambang DPM hadir.

Syahbin menyduga AMDAL DPM hingga saat ini belum diterbitkan karena masih adanya informasi konflik social di masyarakat lingkar tambang. Padahal hal itu sama sekali tidak benar. Yang benar hamper 90 % warga sekitar tambang setuju.

Sementara itu Lurah Parongil, Edy Sinaga mengatakan dalam catatan administrasi di Kantor Lurah Parongil, bahwa keberadaan domisili YDPK sebagai lembaga belum pernah ada tercatat.

Sementara Sekcam silima Pungga pungga Nurdin Simanjuntak membenarkan pernyataan Lurah Parongil.

Sesuai aturan perundang-undangandijelaskan bahwa setiap orang dan atau organisasi/ lembaga jika berdomisili atau membuka cabang atau kantor disuatu wilayah pemerintahan, maka adalah wajib melapor atas domisilinya untuk dicatatkan.

Camat Silima Punggapungga , Horas Pardede mengakui  saat ini isu 1500 KTP menjadi polemik bagi masyarakat lingkar tambang.  Sementara setelah dicek warga   merasa tidak pernah  memberikan KTP ke yayasan tersebut. 

“Keberatan warga karena adanya 1500 KTP yang disampaikan satu yayasan kepada Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan mengatakan mereka tidak menerima tambang. Sementara mereka ini, satupun tidak pernah merasa menyerahkan KPT ke yayasan itu. Dan saya tau, dalam Daftar Pemilih Tetap Desa itu (Longkotan-red) 1200 DPT.  Kok adapula KTP sebanyak 1500 orang. Itu jadi tanda tanya pula. Kami berharap ini harus terbuka, biar fair dan transparan, jangan ada udang dibalik batu. Jika memang isu KTP ini benar, kami minta YDPK membuka dan menyerahkan kepada kita,” ujar Camat.

Horas mengatakan sepengatuhuannya  YDPK bergerak dibidang keagamaan, tidak pasti ya, karena dokumen catatan domisili mereka belum ada.  “Namum yang kami lihat belakangan ini YDPK bergerak dibidang politik, antara adanya investor dan tidak. itu yang masyarakat pertanyakan,” ucapnya.

Camat berjanji akan menindaklanjuti permintaan masyarakat dan akan segera memanggil YDPK untuk berdiskusi untuk mencari solusi terbaik. Kalaupun solusinya tidak bisa diambil ditingkat kecamatan, maka hal ini akan disampaikan ke pimpina, jelas Horas (Hen).



1500 KTP Tolak Tambang PT DPM Diyakini Bodong | Bang Naga | on 2 minggu lalu | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 1500 KTP Tolak Tambang PT DPM Diyakini Bodong
Description: Sidikalang- SUMUTkota.com : Polemik aksi menerima dan menilak hadirnya perusaghaan tambang di Parongil, Dairi Sumatera Utara terus berlanjut. Kini muncul isu sebanyak 1500 KTP warga setempat yang diduga bodong dijadikan bahan sebagai alasan seakan akan warga setempat menolak hadirnya PT DPM. Isu itu akhirnya dipermasalahkan pemangku hak ulayat setempat, sejumlah OKP dan LSM. Sejumlah […]
Alamat: https://sumutkota.com/dairi/read/1500-ktp-tolak-tambang-pt-dpm-diyakini-bodong.jsp
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Otomotif Travel Karir Contack Me Zodiak
© 2017 - 2021 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds