Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2018
Jokowi Izinkan Asing Kuasai 100 Persen Saham di 54 Industri Ini | Pelaporan Grace Natalie dan Polemik Perda Syariah di Indonesia | Korban Tidak Teridentifikasi, Surat Kematian dari Lion Air | 5 Alasan Silaturahmi Kekhalifahan Dunia di Sentul Batal Hari Ini | Erick Thohir: Saya Orang Pertama yang Mundur Kalau Jokowi Raja | Pembunuhan di Bekasi, Polisi Ungkap Tujuan Haris Naik Gunung | Keduanya Mapan, Apakah Pernikahan Akan Bahagia? Ini Ramalannya | SUV Chevrolet FNR Carry Concept Mirip Mitsubishi Xpander | Pembunuhan di Bekasi, Ini Alasan Haris Bunuh Dua Anak Diperum | Sandiaga Sebut 3 Kelompok Ini Bakal Jadi Penentu Kemenangan | Agar Program Mengena, Kemenpora Susun Road Map Kepemudaan 2019 | Pengendara Sepeda Motor dengan Knalpot Racing Dihukum Push Up | Aktivis Greenpeace Ditangkap Saat Menaiki Kapal Minyak Wilmar | Kualifikasi MotoGP Valencia: Vinales Terbaik, Rossi Urutan 16 | Kubu Jokowi Luncurkan Aplikasi untuk Donasi dan Kampanye | Tekuk Hendra / Ahsan, Kevin / Marcus ke Final Hong Kong Open 2018 | A Man Called Ahok Tembus 1 Juta Penonton, Ahok Kirim Ucapan | Ini Kata Bima Sakti Setelah Timnas Indonesia Ditekuk Thailand | Belajar Hidup Mandiri ala Verrell Bramasta, Apa Ilmunya? | Jokowi Bahas Sawit dan Perikanan dengan PM Kepulauan Solomon |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Pesan Jokowi ke Santri: Silakan Beda Pilihan, Saring Hoaks

Home » Berita Nasional Indonesia Hari Ini Sabtu 17 November 2018 » Gosip Artist » Pesan Jokowi ke Santri: Silakan Beda Pilihan, Saring Hoaks

Oleh : Admin on pada Senin, 22/10/2018 00:56 WIB

Pesan Jokowi ke Santri: Silakan Beda Pilihan, Saring Hoaks Bandung, SUMUTkota.com -- Di depan ribuan santri, Presiden Joko Widodo memperingatkan soal bahaya hoaks dan fitnah di tahun politik. Baginya, tak masalah berbeda pilihan pada Pemilu 2019 selama tidak saling fitnah.

Hal itu dikatakannya dalam malam puncak peringatan Hari Santri 2018 di Lapangan Gasibu, Bandung, Minggu (21/10).

"Silahkan berbeda pilihan, itu tidak apa-apa. Namanya juga pesta demokrasi," kata Jokowi dalam pidato sambutannya, di hadapan puluhan ribu santri.

Ia mengingatkan pilihan politik itu jangan sampai membuat masyarakat saling menfitnah. Sebab, Islam tak pernah memperbolehkan fitnah dan kebohongan.

"Tidak pernah dalam ajaran Islam diperbolehkan melakukan fitnah, mencela, menjelekkan. Fitnah saling mencela, menjelekkan muncul menjelang pemilihan bupati, pemilihan walikota, pemilihan gubernur dan pemilihan presiden," ujar Jokowi.

Ketimbang mempercayai hoaks, ia, yang saat itu mengenakan sarung dipadu dengan baju koko, peci, dan jas hitam, menyebut hal yang terpenting adalah menjaga kesatuan negara.


"Siapa yang menjaga? Salah satunya para santri," kata dia.

"Saya titip, jangan mudah percaya pada hoaks berita yang ada di media sosial. Kalau sudah menjelang tahun politik, banyak sekali berita bohong, fitnah di medsos. Tolong disaring," ia menambahkan.

Puncak Peringatan Hari Santri 2018 ini dihadiri pula oleh sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Politikus PPP Romahurmuzy.

Peringatan Hari Santri Nasional pertama kali dilakukan tahun 2015 lalu, setelah presiden Joko Widodo menandatangani Keppres No 22 Tahun 2015 tentang Hari Santri yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober.

Santriversary

Malam puncak Hari Santri 2018 dengan tajuk Santriversary itu juga santri dan santriwati muda dari berbagai daerah di Jawa Barat. Mereka mulai mendatangi Lapangan Gasibu sejak sore hari.

Sebelum malam puncak Hari Santri yang dihadiri Presiden, rangkaian acara dimulai dengan, salah satunya, Festival Pendidikan Al-Quran di Gedung Muhamad Toha, Sabilulungan, Bandung.

Peringatan Hari Santri Nasional di Tugu Proklamasi, Jakarta, 22 Oktober 2015.Peringatan Hari Santri Nasional di Tugu Proklamasi, Jakarta, 22 Oktober 2015. (Adhi Wicaksono)
Pada sore hari, kirab Hari Santri Nusantara tingkat Provinsi Jawa Barat digelar di Lapangan Gasibu.

Fauzan (24), santri asal Bandung, mengatakan acara puncak ini merupakan pengalaman pertamanya menghadiri acara peringatan Hari Santri.

"Acaranya meriah. Insyaallah, banyak berkahnya. Di sini banyak kiainya jadi banyak ilmu juga yang didapat," kata Fauzan.

Ia pun berharap peringatan Hari Santri ini membawa perubahan terutama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Saya berharap semoga Indonesia lebih damai dan sejuk," harapnya.

Santriwati Hemi Hanifah (20) yang pernah nyantri Pondok Pesantren Sukahideung, Tasikmalaya, juga merasakan momen hari santri ini cukup istimewa. Sebab, acara ini menjadi momen untuk bersama santri lain.

"Saya merasa bangga dan bersyukur banget bisa datang di hari spesial alumni santri. Acara ini mengingatkan kembali masa-masa di pesantren," ungkapnya.




(hyg/arh) var article = { idnews : 340252, idkanal : 20 } var baseurl = '/cnn/nasional/20181022004455-20-340252/pesan-jokowi-ke-santri-silakan-beda-pilihan-saring-hoaks'; $(document).ready(function () { setTimeout( function() {shareBox.run($('.share-bottom-new'))}, 1000 ); });
Pesan Jokowi ke Santri: Silakan Beda Pilihan, Saring Hoaks | Bang Naga | on Senin, 22/10/2018 00:56 WIB | Rating 4.5
Berita Lainnya








Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» Ingin ke Mars, NASA Disebut Hadapi Risiko Medis Gravitasi Nol
» Persilakan Reuni 212, Said Aqil Minta Nihil Tendensi Politik
» Kepedulian Legenda Timnas Indonesia untuk Korban Gempa Palu
» Jokowi Minta XI Jinping Permudah Impor Sarang Walet Indonesia
» PBNU Enggan Laporkan PSI Meski Dukung Perda Syariah
» Eden Hazard Dukung Kylian Mbappe Raih Ballon d'Or 2018
» Kapolri Segera Naikkan Polda Banten dan DIY Jadi Tipe A

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2018 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds